Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Kepala Desa Terban, Supeno mengungkapkan jika sumur milik warganya mengering. Ia menduga, kejadian itu disebabkan banyaknya industri yang berdiri di wilayah timur Kabupaten Kudus.

Supeno mengatakan, industri atau pabrik-pabrik itu mengekploitasi air bawah tanah secara besar-besaran. Akibatnya, sumur warga mrngering dan menyebabkan kesulitan air bersih.

“Banyaknya sumur yang dulunya bisa untuk menghidupi kebutuhan warga, saat ini, kondisinya kering semua karena adanya sumur dalam dari pabrik-pabrik di sekitar tempat tinggal warga,” katanya, Selasa (11/1/2022).

Ia menyebut, keringnya sumur warga sudah terjadi sejak tiga tahun belakangan ini. Bahkan, sumur di depan rumahnya saat ini juga ikut mengering.

Baca juga: Jepara Hanya Siapkan Dana Rp 35 Juta untuk Atasi Kekeringan

“Hampir tiga tahun belakangan ini sumur saya dan warga sini tidak bisa digunakan. Dulu sumur depan rumah saya bisa digunakan untuk lima rumah. Sekarang tidak ada airnya,” terangnya.

Menurutnya, saat ini warga di Desa Terban, Kudus telah beralih menggunakan air PDAM. Namun, beralihnya warga menggunakan air PDAM membuat warga harus mengeluarkan uang lagi.Hal ini menurutnya tidak perlu terjadi jika sumur warga tidak kering, sehingga uang yang didapatkan warga bisa untuk kebutuhan lainnya.“Kalau pakai PDAM, warga kan harus keluar uang lagi. Pengeluarannya jadi bertambah,” sambungnya.Supeno berharap ada solusi dari permasalahan ini. Sehingga sumur warga bisa dimanfaatkan kembali. “Harapannya ya sumber mata air kembali seperti sediakala,” harapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler