Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pasar Kliwon Kudus, Kamis (13/1/2022) terbakar dan menghanguskan Kantor Unit BRI di pasar tersebut. Kebakaran ini bukan yang pertama, pasar grosir besar ini sudah beberapa kali mengalami kebakaran.

Kebakaran itu rata-rata disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Bahkan tikus juga pernah jadi biang kebakaran di Pasar Kliwon Kudus.

Ini diceritakan oleh Mantan Koordinator Pasar Kliwon, Kudus Sugito. Ia mengabdi di Pasar Kliwon selama delapan tahun. Dalam kurun waktu itu Pasar Kliwon terbakar sebanyak tiga kali.

Sugito menjelaskan pengalamannya menjadi koordinator Pasar Kliwon Kudus. Dia menjabat sejak 9 September 2013 hingga 30 Juni 2021 silam.

Dalam kurun waktu delapan tahun itu dia menjadi saksi terbakarnya Pasar Kliwon Kudus sebanyak tiga kali. Yakni pada 2017, 2018, dan 2021.

Baca: Berkas-Berkas Nasabah Ludes saat BRI Pasar Kliwon Kudus Kebakaran, BPKB dan Sertifikat Aman

Terbakarnya Pasar Kliwon pada 2017 terjadi di blok C2 yang merupakan blok sembako. Penyebabnya karena korsleting karena ulah tikus si hewan pengerat.

"Ada tikus masuk ke kotak listrik. Tikusnya tidak bisa ke luar. Terus membusuk di dalam dan mati mengeluarkan cairan dan mengenai kabel listrik dan terjadi korsleting," katanya, Sabtu (15/1/2022).

Kebakaran kembali terjadi pada 2018. Kali ini menimpa blok A1 yang merupakan blok konveksi.
Kebakaran kembali terjadi pada 2018. Kali ini menimpa blok A1 yang merupakan blok konveksi."Kalau di blok A1 penyebabnya saya tidak tahu. Tetapi ada korsleting dan bisa disemprot dengan APAR (Alat pemadam Api Ringan),” ujarnya.Baca: Pasar Kliwon Kudus Pernah Alami Kebakaran BesarSugito menyampaikan kedua kebakaran tersebut masih tergolong kecil. Sedangkan pada Februari 2021 lalu terjadi kebakaran yang cukup besar. Sebab si jago merah melahap satu kios di blok A1 yang merupakan kios konveksi."Penyebabnya saya kurang tahu tetapi sepertinya juga korsleting. Apinya muncul dari belakang kios," sambungnya.Terbaru, pada Kantor BRI unit yang terletak di Blok D1 Pasar Kliwon, Kudus terbakar, Kamis (13/1/2022). Kerugiannya ditaksir Rp 50 juta. Terdiri dari ruangan kepala unit, ruangan instalasi komputer, dan ruangan mantri atau RM."Imbauan kami jangan lupa mematikan listrik saat mau meninggalkan kios sebelum pulang ke rumah. Cek juga untuk kompor-kompor dan jangan lupa dimatikan," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler