Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Target pendapatan Perusahaan Daerah (Perusda) Percetakan Kudus pada 2021 tidak Tercapai. Pandemi Covid-19 menjadi alasan tidak tercapainya laba tersebut.

Harun Rosyid, Plt Direktur Perusda Percetakan Kudus mengatakan pada 2021, pihaknya ditarget meraih pendapatan sebesar Rp 131.713.533. Namun, pihaknya hanya mampu meraih target sebesar Rp 100.148.750.

“OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kudus banyak yang tidak melakukan kegiatan karena adanya pandemi Covid-19. Akhirnya kami terdampak juga,” katanya, Kamis (20/1/2022).

Harun Rosyid menyampaikan beberapa OPD di Kudus tidak melakukan order pesanan cetak kepadanya. Harun memberikan contoh, Dinas Perdagangan Kudus tidak melakukan order untuk percetakan karcis parkir.

Baca juga: Sukses Cuan, Target Pendapatan KIHT Kudus Naik Nyaris Tiga Kali Lipat

“Contoh lainnya di Disbudpar, biasanya kami dapat Rp 400 juta. Tahun ini hanya mendapatkan Rp 97 juta saja. Karena Pariwisata ditutup. Dishub Kudus juga tidak order,” terangnya.

Meski targetnya belum tercapai, Harun menyebut pihaknya sudah berupaya maksimal. Dia memperkirakan pencapaiannya sudah sekitar 70 persen.
Meski targetnya belum tercapai, Harun menyebut pihaknya sudah berupaya maksimal. Dia memperkirakan pencapaiannya sudah sekitar 70 persen.Kemudian, pada September 2021 dia menilai sudah agak stabil. Meski demikian, hal itu dirasa belum maksimal.“Ada angin segar karena kami ada pemasukan dari Puskesmas. Mereka membutuhkan percetakan kartu vaksin dan blangko-blangko administrasi terkait corona,” ujarnya.Harun menilai, jika tidak ada pandemi Covid-19, pihaknya mengaku mampu meraih target. Yakni bergantung pada Disbudpar Kudus dan Dishub Kudus.“Bahkan kalau tidak ada pandemi Covid-19, kami cukup bergantung dari Disdikpora Kudus. Itu sudah bisa menutup target,” imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler