Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sejumlah lokasi bersejarah di Kabupaten Kudus bakal di eksplorasi. Mulai dari Simpang Tujuh Kudus, Masjid Agung Kudus, hingga Pendapat Kudus.

Rencana kegiatan itu dilakukan Lelana Kudus Walking Tour usai Tahun Baru China atau Imlek. Meski begitu, tanggal pelaksanaannya masih belum ditentukan.

Hidayat, Story Teller Lelana Kudus Walking Tour mengatakan lokasi pusat kota Kudus dipilih lantaran memiliki sejarah. Selain itu agar ada rute baru yang ditempuh.

“Saat ini, kami masih persiapkan dan cari riset terkait rute baru itu. Karena rute biasanya di Desa Langgardalem. Terakhir sebelum Natal dan Tahun Baru kemarin ke Desa Langgardalem,” katanya, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Sejarah Desa Barongan Kudus Lekat dengan Kiai Barong

Menurutnya, pusat kota Kudus juga kental dengan sejarah. Sebab, di pusat kota tempo dulu selalu terdapat Alun-alun, Masjid Agung, dan pusat pemerintahan atau Pendapa.
Menurutnya, pusat kota Kudus juga kental dengan sejarah. Sebab, di pusat kota tempo dulu selalu terdapat Alun-alun, Masjid Agung, dan pusat pemerintahan atau Pendapa.“Kami rencananya 20-30 orang untuk tournya. Tour sejarah ini penting karena supaya sejarah bisa terus dilestarikan kepada generasi selanjutnya,” terangnya.Hidayat mengatakan Lelana berdiri sejak 22 Oktober 2019. Selama ini pihaknya memang mengonsep menceritakan sejarah secara have fun.“Seperti Masjid Agung ini kan sebenarnya satu konsep dengan Alun-alun yang merupakan pola Jawa tempo dulu. Saat ini, kami masih mengkonsep tournya supaya belajar sejarah sambil have fun,” imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler