Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah lokasi bersejarah di Kabupaten Kudus bakal di eksplorasi. Mulai dari Simpang Tujuh Kudus, Masjid Agung Kudus, hingga Pendapat Kudus.
Rencana kegiatan itu dilakukan Lelana Kudus Walking Tour usai Tahun Baru China atau Imlek. Meski begitu, tanggal pelaksanaannya masih belum ditentukan.
Hidayat, Story Teller Lelana Kudus Walking Tour mengatakan lokasi pusat kota Kudus dipilih lantaran memiliki sejarah. Selain itu agar ada rute baru yang ditempuh.
“Saat ini, kami masih persiapkan dan cari riset terkait rute baru itu. Karena rute biasanya di Desa Langgardalem. Terakhir sebelum Natal dan Tahun Baru kemarin ke Desa Langgardalem,” katanya, Selasa (25/1/2022).
Baca juga: Sejarah Desa Barongan Kudus Lekat dengan Kiai Barong
Menurutnya, pusat kota Kudus juga kental dengan sejarah. Sebab, di pusat kota tempo dulu selalu terdapat Alun-alun, Masjid Agung, dan pusat pemerintahan atau Pendapa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Alun-alun Simpang Tujuh Kudus yang menjadi salah satu tujuan Lelana Walking Tour. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah lokasi bersejarah di Kabupaten Kudus bakal di eksplorasi. Mulai dari Simpang Tujuh Kudus, Masjid Agung