Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Peristiwa bencana banjir di Kabupaten Kudus meningkat. Di mana pada 2020, ada 35 musibah banjir dari 203 peristiwa bencana dan meningkat jadi 40 musibah banjir dari 180 bencana di sepanjang 2021.
“Kasus bencana banjir yang tahun 2021 lalu mengalami kenaikan,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Budi Waluyo, Jumat (28/1/2022).
Sedangkan, bencana angin kencang di Kabupaten Kudus mendominasi. Di 2020, dari 203 peristiwa bencana alam, ada 101 kejadian angin kencang. Sedangkan di 2021, dari 180 peristiwa bencana alam, ada 73 kejadian angin kencang.
Baca juga: Bencana Banjir dan Tanah Longsor Hantam Kudus
Kemudian, bencana tanah longsor di 2021 juga mengalami penurunan karena hanya 21 kejadian. Sedangkan di 2020 ada sebanyak 29 kejadian.
“Bencana longsor berdasarkan data turun sekitar 27,5 persen,” sambungnya.
Budi mengatakan bencana angin kencang mayoritas terjadi di wilayah Kecamatan Undaan dan Kecamatan Kaliwungu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: banjir di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Peristiwa bencana banjir di Kabupaten Kudus meningkat. Di mana pada 2020, ada 35 musibah banjir dari 203 peristiwa bencana dan meningkat jadi 40 musibah banjir dari 180 bencana di sepanjang 2021.
“Kasus bencana banjir yang tahun 2021 lalu mengalami kenaikan,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Budi Waluyo, Jumat (28/1/2022).
Sedangkan, bencana angin kencang di Kabupaten