Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah merek minyak goreng di Kabupaten Kudus mulai langka dan kosong. Kalau pun ada di pasaran, akan habis dalam waktu singkat. Salah satunya di Pasar Bitingan Kudus.
Menurut pedagang Pasar Bitingan Kudus, Beni Irianto mengatakan ada dua merek yang kosong, sejak Jumat (28/1/2022). Dua merek itu, yakni Hemart dan Fortune.
“Merk Hemart di toko saya ada 20 karton waktu tanggal 28 Januari itu langsung ludes. Satu kartonnya isi 12 pcs yang masing-masing satu liter,” katanya, Selasa (1/2/2022).
Baca juga: Emak-Emak Harus Tahu, Minyak Goreng Rp 11.500 Per Liter Barlaku Mulai Hari Ini
Saat ini, di tokonya hanya tersisa tiga merek minyak goreng saja. Tiga merek itu masih dijual di atas harga ketetapan pemerintah, seperti Sania 2 liter seharga Rp 39 ribu, Bimoli 2 liter seharga Rp 39 ribu, dan Tropical satu liter seharga Rp 19 ribu.
Hal senada disampaikan pedagang minyak goreng Pasar Bitingan, Solemu. Produk minyak goreng Fortune dan Hemart di toko miliknya kosong.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pedagang di Pasar Bitingan Kudus, Beni Irianto menunjukkan minyak goreng yang tersisa di tempatnya, Selasa (1/2/2022). (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah merek minyak goreng di Kabupaten