Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Salah satu penjual minyak goreng curah di Pasar Bitingan Kudus, Mohari mengeluhkan omzet penjualannya turun dalam dua pekan terakhir ini.

Bahkan penurunannya sampai 50 persen dari sebelumnya. Sebab, ia yang biasa menjual dua kwintal minyak goreng curah, kini hanya mampu jual satu kwintal saja setiap harinya.

Menurutnya, itu imbas dari kebijakan pemerintah. Di mana, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan harga ecer tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah menjadi Rp 11.500 per liternya.

Baca juga: Minyak Goreng Curah di Kudus Naik, Pembeli Kabur

Kebijakan HET itu juga dilakukan pada minyak goreng kemasan jadi Rp 13.500 dan minyak goreng premium Rp 14 ribu.

Namun, hingga kini belum ada penyesuaian dari distributor minyak goreng curah. Akibat belum ada penyesuaian itu, banyak pelanggannya yang beralih ke minyak goreng kemasan. Pasalnya, saat ini harga minyak goreng kemasan lebih murah daripada minyak goreng curah.

Baca juga: Minyak Goreng Curah Belum Sesuai HET, Ini Alasannya“Pelanggan masih ada. Tetapi memang turun sangat signifikan. Semoga nanti saat minyak goreng curah sudah ada penyesuaian harga, penjualan bisa kembali stabil,” imbuhnya.Perlu diketahui, pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng per 1 Februari 2022. Rinciannya minyak goreng curah HET Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter serta Rp 14 ribu per liter untuk minyak goreng kemasan premium.Pedagang Pasar Bitingan Kudus, Mohari mengatakan hingga saat ini minyak goreng curah belum ada penyesuaian harga. Harganya masih sama yakni Rp 18.500 per kilogram. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler