Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Kudus Smart City bakal dikembangkan lagi di Kota Kretek. Setelah dilakukan di Kecamatan Kota, pengembangan itu bakal dilakukan di dua kecamatan lainnya.

Rencana itu dibeberkan Ketua DPRD Kudus, Masan. Ia mengatakan, pengembangan Smart City di Kudus dilakukan secara bertahap.

Setelah di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, dua kecamatan yang akan dijadikan Smart City adalah, Kecamatan Undaan dan Kecamatan Bae. Pemasangan kabel fiber optik ke dua kecamatan itu pun segera dilakukan.

Baca juga: Sistem Terintegrasi untuk Kudus Smart City

“Tahun ini kami akan membangun 25 kilometer kabel fiber optik ke Kecamatan Undaan dan Kecamatan Bae,” jelasnya.

Pembangunan Kudus Smart City ini bertujuan untuk mendukung jaringan internet yang cepat. Diharapkan itu akan memudahkan akses internet bagi masyarakat.

Masan menambahkan, pembangunan Kudus Smart City dapat mendukung beragam kegiatan. Salah satunya, mendukung digitalisasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Kudus Berkomitmen Menuju Smart City, Segera Bangun Jaringan Fiber Optic

“Ini bisa mendukung kegiatan UMKM maupun di Kudus. Digitalisasi penting untuk mendongkrak pelaku usaha mikro di Kudus,” terangnya.
“Ini bisa mendukung kegiatan UMKM maupun di Kudus. Digitalisasi penting untuk mendongkrak pelaku usaha mikro di Kudus,” terangnya.Masan mengatakan, terkait pengembangan Kudus Smart City ini sebelumnya telah dianggarkan pada APBD 2020. Namun lantaran adanya refokusing anggaran, maka pembangunan Kudus Smart City ditunda.Sedangkan di tahun ini, Masan menyampaikan pengembangan Kudus Smart City tetap diupayakan. Pemkab Kudus akan mendapatkan Corporate Social Responbility (CSR) dari pihak swasta.“Rencananya mendapatkan CSR dari Telkom untuk membangun kabel FO (fiber optik),” ungkapnya.Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kudus, Dwi Yusi Sasepti menyatakan Pemkab Kudus sebetulnya telah menganggarkan pembangunan FO pada 2021. Namun hal itu tertunda lantaran terkena refokusing anggaran.Meski demikian pihaknya memastikan pengembangan FO tahun ini dipastikan tetap berjalan. Sebab akan mendapatkan dana CSR dari pihak swasta.“Tetap berjalan tahun ini, nanti kami akan bekerja sama dengan pihak swata. Pembangunan FO dikembangkan ke seluruh wilayah secara bertahap,” imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler