Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Warga Kudus tak perlu jauh-jauh untuk menikmati soto Semarang yang terkenal. Di Kabupaten Kudus ada warung yang menyajikan soto Semarang dengan harga yang ramah di kantong.

Dengan merogoh kocek Rp 5 ribu, sudah bisa menikmati soto Semarang. Lokasi warung ini ada di Jalan Tanjung Desa Kramat, Kota, Kudus atau di sebelah utara hotel @Hom Kudus.

Tak hanya soto Semarang, bubur ayam di warung ini juga dipatok Rp 8 ribu per mangkok.

Sang pedagang, Rofiqoh Syaharani mengatakan sudah berjualan sejak setahun silam. Dia dan ibunya ingin menawarkan kuliner dengan harga terjangkau.

"Soto murah karena sekarang pandemi Covid-19 ekonomi lagi seret. Kami mencoba membuat menu sarapan murah," katanya, Kamis (24/2/2022).

[caption id="attachment_274469" align="alignleft" width="1280"] Warung soto Semarang dan bubur ayam murah di Jalan Tanjung, Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]

Meski berjualan kuliner dengan harga murah, Rofiqoh mengaku sudah mendapatkan untung. Dia menjelaskan komposisi soto Semarang yang dijualnya.

"Sotonya isinya nasi, bihun, ayam, seledri, dan bawang putih. Harganya murah, rasanya enak dan cocok untuk sarapan," sambungnya.

Baca: Ini Perbedaan Soto Khas Boyolali dan Soto Kudus, Suka yang Mana?

Dia juga menjelaskan komposisi bubur ayam. Isinya terdiri dari bubur, cakwe, ayam, seledri, bawang merah, dan kacang."Kuahnya pakai kuah soto tadi. Kalau mau tanpa kuah ya silahkan. Tergantung selera masing-masing," ujarnya.Sejauh ini pelanggan yang membeli berasal dari Kota Kretek. Dia membuka lapak setiap hari pukul 06.00 WIB sampai 11.00 WIB."Menu Soto sehari dapat terjual 25 sampai 35 porsi. Kalau bubur ayamnya bisa menjual 50 porsi. Peminatnya memang lebih banyak bubur ayam," ujarnyaDia menambahkan sejauh ini penjualannya hanya melayani offline. Namun, bagi warga yang tinggal di sekitar lapaknya dapat diantar."Paling kalau mau diantar ya yang pesan di sekitar sini saja. Itupun kalau gerobaknya ada yang nungguin. Kalau ada ibu, saya yang mengantar pesanan," ungkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=CPxW73-Lwg8Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler