Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURISNEWS, Kudus – Minyak goreng curah saat ini cukup sulit didapatkan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bahkan salah satu tempat penjualan minyak di Kudus, sudah sepekan ini tak mendapat kiriman minyak curah dari distributor.

Meski sepekan kosong, warga tetap antre dengan menitipkan jerikennya di toko yang ada di Jalan Nuri, Gang IV, Kudus itu. Alhasil, jeriken kosong pun menumpuk.

Pemilik toko, Beny mengatakan, dalam sepekan biasanya ada dua kali pengiriman minyak goreng curah. Namun, sepekan ini belum ada kiriman minyak goreng curah.

"Biasanya itu seminggu dua kali ada kiriman lima ribu liter minyak goreng curah. Tetapi seminggu ini mulai sulit," katanya, Selasa (22/3/2022).

Dia biasa mendapatkan minyak curah dari distributor yang ada di Semarang. Pihaknya juga bingung lantaran dari pihak distributor belum lagi memberikan kiriman minyak curah.

"Ini aja puluhan jeriken milik warga ditinggal di sini. Belum ada kiriman minyak goreng curah sampai sekarang. Itu masih pada kosong jerikennya ditinggal di sini," terangnya.

Baca: Mendag Janji Umumkan 3 Mafia Minyak Goreng Hari Ini Bersama Polri, Tapi Belum Ada Seorang pun yang Ditangkap

Sementara itu, salah seorang warga Pasuruan Lor, Anto mengaku kesulitan mencari minyak goreng curah. Dia sudah mencari di lebih dari 10 toko di Kota Kretek."Sudah muter sampai di 20-an tempat. Tidak dapat sama sekali (minyak goreng curah, red)," katanya.Anto mengaku kebingungan. Sebab, dia membutuhkan minyak goreng curah untuk menggoreng kerupuk yang menjadi mata pencahariannya."Sudah dua bulan ini saya merasakan kesulitan untuk cari minyak goreng curah. Di pasaran juga sekarang harganya mahal mencapai Rp 19 ribu," ungkapnya.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler