Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus, Selasa (29/3/2022) mencapai 651 kantong. Ratusan kantong darah itu didapatkan dari hasil ngebut mencari stok darah untuk persiapan Ramadan.

Dari stok yang ada, golongan darah paling banyak yakni B sebanyak 234 kantong. Kemudian Stok golongan darah 0 ada 208 kantong dan golongan darah A tersedia 132 kantong.

Sedangkan stok golongan darah AB paling sedikit di antara lainnya, yakni hanya 77 kantong.

"Jumlah 651 kantong bisa sampai 12 hari. Memang kami berupaya cari stok menjelang Ramadan," kata Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus, dr Arief Adi Saputro, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, beberapa hari terakhir memang banyak pendonor yang menyumbangkan darah. Selain itu pihak PMI Kudus memang blusukan ke beberapa instansi.

"Kami cari ke beberapa perusahaan, bank, instansi di Kudus, dan ke desa-desa," sambungnya.Dia menambahkan, di setiap Unit Donor Darah di berbagai wilayah saat ini memang sedang ngebut untuk mencari stok. Sebab, tren pendonor saat Ramadan tidak begitu ramai."Terutama saat pagi hari itu kalau Ramadan tidak ada pendonor. Harapan kami ke depannya semakin banyak pendonor. Sehingga dapat membantu sesama yang membutuhkan," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler