Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Harga BBM jenis pertamax resmi naik menjadi Rp 12.500 mulai 1 April 2022 hari ini. Akibat kenaikan ini, banyak pengendara yang kini beralih ke pertalite yang harganya cenderung lebih murah Rp 7.650 per liter.

Pertamina Regional Jawa Tengah pun memastikan jika pasokan pertalite ke seluruh wilayah Jateng, termasuk Kudus tetap aman.

Hal ini ditegaskan Area Manajer Communication Relations and Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah Sub Holding Commercial and Trading Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, Jumat (1/4/2022).

"Stok pertalite bagus dan kami siap mendistribusikan pertalite sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, red)," katanya melalui sambungan telepon, Jumat (1/4/2022).

Baca: Pertamax Naik, Warga di Kudus Mulai Buru Pertalite

Brasto melanjutkan, berdasarkan pengecekan dashboard monitoring, pihaknya memastikan stok Pertalite tersedia di semua SPBU di Kabupaten Kudus. Pihaknya meminta warga tidak panik dengan stok Pertalite di Kota Kretek.

"Pertalite masih tersedia dan silahkan dibeli di SPBU-SPBU yang ada di Kudus. Tetapi kami mengimbau bagi masyarakat mampu untuk membeli pertamax, sesuai spesifikasi kendaraannya," ungkapnya.Baca: Sah! Pertamina Naikkan Harga Pertamax Rp 12.500 Per LiterLebih lanjut, menurut dia stok pertalite dan pertamax di Fuel Terminal di Jateng dan DIY masih aman. Jumlah tersebut belum termasuk ketahan stok di kilang dan kapal."Masyarakat tidak perlu khawatir, stoknya masih aman," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News