Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pondok Budaya Bumi Wangi, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus membekali para santriwatinya dengan kitab Assa'dah Az-zaujayni Fiddaroini. Kitab ini membahas mengenai soal rumah tangga seperti yang diajarkan Rasulullah.

Pondok yang berada di RT 04, RW 09, Desa Jekulo itu merupakan pondok khusus bagi santri perempuan.

Tiap sore menjelang berbuka, santri berkumpul dan menyimak kitab yang diajarkan oleh Gus Kholid, Pengasuh Pondok Budaya Bumi Wangi.

Gus Kholid mengatakan, kitab Assa'dah Az-zaujayni Fiddaroini mengajarkan tentang tata cara berumah tangga yang baik seperti yang diajarkan oleh Rasulullah. Di kitab tersebut juga mengajarkan cara agar pasangan suami istri bahagia hidup di dunia dan akhirat.

"Rasulullah mengajarkan tentang bagaimana rumah tangga itu dapat bahagia. Salah satunya memberikan pelajaran kepada istri untuk taqwa kepada Allah SWT," jelasnya.

Di kitab Assa'dah Az-zaujayni Fiddaroini ini seorang suami mengajarkan tentang ilmu akhlak sopan santun kepada istri. Sehingga istrinya dapat menjadi pendamping yang mampu mendidik anak-anaknya kelak.

"Kitab ini merupakan rangkuman dari Alquran dan hadis tentang berumah tangga. Misalnya ketika kamu bangun tidur itu hendaknya membangunkan istri untuk diajak salat dan berzikir," sambungnya.

Baca: Penjual Kurma di Kudus Ketiban Rezeki RamadanGus Kholid menyampaikan, tuntunan Rasulullah itu merupakan salah satu hal agar rumah tangga dapat berjalan bahagia. Karena dengan salat dan berzikir pikiran dan hati menjadi tenang."Untuk menjalani kehidupan dan menjadi catatan amal di hari kiamat," ujarnya.Menurut dia, santri diajarkan bab berumah tangga atau menikah agar mendapatkan pengetahuan. Sehingga ke depannya dapat melangkah dengan benar."Di sini kami ajarkan. Bagaimana Islam mengajarkan tentang hidup sebagai seorang perempuan yang baik. Sehingga ketika nantinya mereka sudah berumah tangga memiliki pedoman hidup yang baik," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler