Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Percetakan Menara Kudus, kebanjiran pesan kitab sejak jelang Ramadan. Salah satu kitab yang dicari yakni kitab yang ditulis oleh KH Bisri Mustofa ayah dari KH A Mustofa Bisri atau Gus Mus.

Kitab itu takni tafsir Al-Idriz. Sudah cukup lama percetakan yang berada di Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu mencetak kitab karya ayah Gus Mus tersebut.

"Kitab tafsir Al-Idriz ini juga digunakan oleh Gus Baha. Isinya tentang tafsir Alquran yang diterjemahkan maknanya ke bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia," kata Manajer Percetakan Menara Kudus, Alexander Yusuf, Sabtu (9/4/2022).

Harga kitab tafsir Al-Idriz ini dimulai Rp 8.750 hingga Rp 399 ribu. Harga tersebut bergantung pada besar kecilnya kitab.

Baca: Gus Mus Cerita Soal Amal yang Baik untuk Diri Sendiri dan Banyak Orang

Selain kitab Al-Idriz, ada kitab lainnya yang juga ramai dipesan. Terdiri dari kitab Irsyadul Ibad yang merupakan kitab tentang ilmu fiqih dan tasawuh. Harga kitab Irsyadul Ibad ini Rp 19 ribu hingga Rp 25 ribu.

"Ada kitab Fathul Mu'in juga yang isinya tentang ilmu fiqih. Harganya mulai Rp 41 ribu sampai Rp 45 ribu," ungkapnya.

Terakhir, kitab yang diminati saat ini yakni kitab Fathul Qorib yang juga membahas soal fiqih. Harga kitab ini Rp 31 ribu hingga Rp 34 ribu.

"Rata-rata kami memproduksi item kitab sebanyak 2 ribu pcs per harinya. Peminatnya dari berbagai wilayah di Indonesia," ujarnya.
"Rata-rata kami memproduksi item kitab sebanyak 2 ribu pcs per harinya. Peminatnya dari berbagai wilayah di Indonesia," ujarnya.Baca: Melihat Kerja Korektor Mushaf Alquran di Percetakan Menara KudusDiketahui, Percetakan Menara Kudus mencetak 600 item mushaf Alquran dan kitab. Untuk kitabnya saja ada 540 item.Dia membeberkan alasan pelanggan masih mempercayai Percetakan Menara Kudus karena produk yang dicetak diupayakan tanpa ada kesalahan sedikitpun. Sehingga kepercayaan dari pelanggan masih terus ada."Kami terus berusaha untuk memastikan setiap isi kitab atau Alquran yang kami cetak itu bebas dari kesalahan," jelasnya.Oleh sebab itu saat ini pihaknya memiliki enam orang korektor. Keenamnya terbagi di pra cetak, cetak, dan post cetak."Satu orang korektor di bagian pra cetak, empat orang korektor di bagian cetak, dan satu korektor di bagian post cetak," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler