Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Warga mengantre minyak goreng curah, Rabu (13/4/2022) selama berjam-jam di salah satu toko di Desa Mlati Norowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Pengamatan MURIANEWS, beberapa warga mengantre dengan tertib. Antrean itu mengular hingga ke bahu jalan.

Warga mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Sampai pukul 10.30 WIB antrean yang mengular masih terjadi.

Di lokasi, satu per satu warga menunggu bergantian untuk mendapatkan minyak goreng curah. Tiap-tiap warga yang mengantre disediakan nomor antrean.

Sri Lestari, salah seorang warga Desa Mlati Norowito mengaku sudah antre selama kurang lebih 30 menit. Dia membawa jeriken berkapasitas 18 kilogram.

"Ini saya masih antre dari tadi.  Rencananya mau beli 18 kilogram minyak goreng curah," katanya, Rabu (13/4/2022).

Dia menyebut, sebelumnya sudah mencari ke beberapa tempat. Di antaranya di toko minyak goreng curah yang berlokasi di gang IV dan toko minyak goreng curah yang terdapat di Jalan Tanjung."Saya juga mencari di Pasar Baru tetapi tidak dapat. Di sini harga minyak goreng curahnya Rp 16.500 per kilogram," sambungnya.Sementara itu, Pemilik Toko Melati, Nita Hartati mengatakan pihaknya hari ini mendapatkan suplai sebanyak 4.500 kilogram minyak goreng curah. Dia menyampaikan tidak ada pembatasan pembelian bagi warga yang mengantre."Sebenarnya tidak ada pembatasan. Tetapi kalau memang sudah tersisa sedikit, tiap warga saya bagi sepuluh kilogram saja. Supaya yang lainnya juga kebagian," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaFoto: Vega Ma'arijil Ula

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler