Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Bank sampah Tunjung Seto, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bakal mencairkan tabungan sampah milik nasabahnya. Total tabungan sampan yang akan dicairkan mencapai puluhan juta rupiah.

Tepatnya sebanyak Rp 45 juta, yang akan dicairkan pada Minggu (17/4/2022). Kegiatan penyerahan tabungan bank sampah itu bakal digelar di aula Balai Desa Bae, Kabupaten Kudus.

Nasabah yang hendak mencairkan uang diminta membawa buku tabungan. Saat ini mayoritas nasabah berasal dari Desa Bae.

"Bank sampah Tunjung Seto-kan setiap bulannya di hari Ahad pertama selalu menyiapkan posko untuk nabung sampah. Nah besok tanggal 17 April itu kami bagikan uang yang sudah ditabung oleh masing-masing nasabah," katanya, Rabu (13/4/2022).

Baca: Keren! Bank Sampah Sukobubuk Pati Ini Olah Sampah Rumah Tangga untuk Budidaya Maggot

Secara keseluruhan ada 472 nasabah yang mendapatkan pencairan ini. Jumlah tabungan yang didapatkan tiap-tiap nasabah berbeda-beda bergantung sedikit banyaknya sampah yang sudah dikumpulkan.
Secara keseluruhan ada 472 nasabah yang mendapatkan pencairan ini. Jumlah tabungan yang didapatkan tiap-tiap nasabah berbeda-beda bergantung sedikit banyaknya sampah yang sudah dikumpulkan."Tujuan kami agar masyarakat bisa peduli terhadap lingkungannya," sambungnya.Selain itu dia ingin mengedukasi warga jika sampah yang sering dianggap tidak bermanfaat ternyata dapat mendatangkan uang. Saat ini pihaknya hanya menerima sampah nonorganik."Ada kardus, kertas, atom, besi, botol plastik, plastik, dan jelantah. Harapan kami masyarakat dapat peduli terhadap lingkungannya," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler