Cerita Pengusaha Kerupuk di Kudus Libur Goreng 10 Hari
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 14 April 2022 16:06:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Warga di Kabupaten Kudus masih kesulitan mendapatkan minyak goreng curah. Bahkan, salah pengusaha kerupuk sempat tak menggoreng kerupuk selama sepuluh hari lantaran tidak mendapatkan minyak goreng curah.
Santo, salah seorang pengusaha kerupuk ikut mengantre minyak goreng curah di salah satu toko di Mlati Norowito, Rabu (13/4/2022) kemarin. Dia membawa dua jeriken masing-masing berukuran 18 kilogram.
"Sudah seminggu ini mencari minyak goreng curah sulit sekali. Muter-muter ke lebih dari empat toko tidak ada," jelasnya.
Dia mengaku baru mendapatkan minyak goreng curah pada Rabu (13/4/2022) kemarin. Harga minyak goreng curah itu Rp 16.500 per kilogram.
"Saya antre dari jam delapan pagi. Mobil distributornnya belum datang, saya sudah di sini. Saya butuh minyak goreng curah untuk menggoreng kerupuk. Kebetulan punya usaha kerupuk kecil-kecilan," sambungnya.
Baca: Antrean Minyak Goreng Curah Mengular di Kudus
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Santo, salah seorang produsen kerupuk asal Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Warga di Kabupaten Kudus masih kesulitan mendapatkan minyak goreng curah. Bahkan, salah pengusaha kerupuk sempat tak menggoreng kerupuk selama sepuluh hari lantaran tidak mendapatkan minyak goreng curah.
Santo, salah seorang pengusaha kerupuk ikut mengantre minyak goreng curah di salah satu toko di Mlati Norowito, Rabu (13/4/2022) kemarin. Dia membawa dua jeriken masing-masing berukuran 18 kilogram.
"Sudah seminggu ini mencari minyak goreng curah sulit sekali. Muter-muter ke lebih dari empat toko tidak ada," jelasnya.
Dia mengaku baru mendapatkan minyak goreng curah pada Rabu (13/4/2022) kemarin. Harga minyak goreng curah itu Rp 16.500 per kilogram.
"Saya antre dari jam delapan pagi. Mobil distributornnya belum datang, saya sudah di sini. Saya butuh minyak goreng curah untuk menggoreng kerupuk. Kebetulan punya usaha kerupuk kecil-kecilan," sambungnya.
Baca: