Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Museum Jenang dan Gusjigang, Kudus tidak hanya memiliki koleksi mushaf Alquran jumbo. Akan tetapi juga memiliki koleksi mushaf Alquran super mini.
Mushaf mini hanya berukuran sekitar jempol jari tangan orang dewasa. Meskipun sangat kecil, namun mushaf ini berisi komplit 30 juz.
Penanggung Jawab Museum Jenang dan Gusjigang, Muhammad Kirom menyampaikan, mushaf Alquran mini didapatkan pada 2019 silam dari relasi yang berada di Turki.
"Alquran mini Stambul ini memang ditulis di Turki. Biasanya digunakan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Turki," katanya, Sabtu (16/4/2022).
Kirom menjelaskan, pihaknya mendapatkan dengan kisaran harga Rp 5 juta hingga Rp 6 juta per satu mushaf Alquran mini Stambul. Dia menambahkan, di Museum Jenang dan Gusjigang terdapat tiga kotak Alquran mini.
"Nah di dalam kotak itu isinya ada beberapa Alquran mini Stambul. Saya tidak hapal jumlah persisnya," sambungnya.
Baca: Melihat Kerja Korektor Mushaf Alquran di Percetakan Menara Kudus
Soal keunikan, Kirom menyebut ada pada ukurannya yang kecil. Meski begitu, mushaf Alquran mini Stambul ini sudah berisi 30 juz. Bagi yang hendak membacanya harus menggunakan kaca pembesar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Mushaf Alquran mini Stambul dari Tukri yang terdapat di Museum Jenang dan Gusjigang, Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Museum Jenang dan Gusjigang,