Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Penyakit mag dapat memicu terjadinya peningkatan asam lambung. Asam lambung ini bisa dipicu dari gaya makan atau akibat stres.

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, dokter Dony Wicaksana mengatakan, efek dari peningkatan asam lambung dapat mengakibatkan nyeri dan mual.

"Maka dari itu harus menghindari makanan yang memicu timbulnya asam lambung. Seperti makanan pedas, bersoda, santan, dan makanan berlemak. Selain itu jangan sampai terlambat makan juga," katanya, Rabu (27/4/2022).

Baca: Setop! Ini Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Tipes

Dokter Dony menambahkan, mengonsumsi makanan pedas bukan berarti tidak diperbolehkan. Hanya, perlu diatur porsi konsumsinya.

"Tetap diperbolehkan asal jangan terlalu banyak porsinya. Sewajarnya saja dan jangan tiap hari," sambungnya.

Selain menghindari makanan pedas dan berlemak, pola makan yang teratur dianjurkan bagi penderita mag. Tak hanya itu, pengelolaan stres juga sangat berpengaruh.

Baca: Ini Tips Sehat dan Bugar buat Wanita Usia 50 Tahun ke AtasGejala mag yang mengakibatkan naiknya asam lambung dapat ditandai dengan gejala mual dan nyeri. Oleh karena itu pihaknya merekomendasikan makanan yang kaya akan serat."Kalau buah-buahan bisa mencoba kurma, pisang, apel, dan buah lainnya yang kaya serat. Kalau memilih makanan yang penting tidak makanan pedas," ujarnya.Dia melanjutkan, pengidap mag hendaknya juga memiliki ketersediaan obat-obatan di rumah. Hal ini sebagai upaya jaga-jaga."Kalau yang punya riwayat magh harus minum obat-obatan dan punya stok obat di rumah. Misal sudah diobati belum sembuh bisa dirujuk ke dokter," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler