Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Kantor Samsat Kudus dibanjiri warga untuk membayar pajak kendaraan saat hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (9/5/2022). Bahkan server pada sistem pembayaran pajak kendaraan itu pun sempat eror, akibat tingginya akses secara online.

Warga menyerbu di hari pertama kerja agar tidak terkena denda di masa perpanjangan masa bayar pajak usai libur Lebaran.

Samsat Kudus membuka loket tambahan di halaman parkir agar antrean warga tak semakin panjang. Meski demikian, masih terdapat beberapa warga yang harus mengantre berjam-jam.

Salah seorang warga yang mengantre, Tia mengaku sudah datang sejak pukul 07.00 WIB. Namun, dia baru selesai mengurus perpanjangan pajak pukul 10.00 WIB.

"Servernya sempat eror. Jam tujuh pagi sudah antre tetapi baru selesai jam 10.00 WIB," katanya, Senin (9/5/2022).

Baca: Masa Berlaku SIM Habis Saat Libur Lebaran, Tenang Masih Bisa Diperpanjang

Warga lainnya Bambang Nugroho memaklumi banyaknya warga yang mengantre pembayaran pajak kendaraan karena pascalebaran yang cukup lama.

Dia datang langsung ke kantor Samsat Kudus karena pajak tahunan kendaraannya sudah mendekati masa perpanjangan.

"Ya maklum ramai karena hari ini baru pertama kerja setelah libur panjang. Tapi ini ada layanan tambahan juga yang disediakan," ujarnya.Baca: Pedagang Lentog Kudus Kebanjiran Cuan dari PemudikSementara itu, Kasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Samsat Kudus, Muhammad Zaki Irfan mengatakan, pihaknya dalam sehari biasanya melayani seribu warga. Namun kali ini pascalebaran pihaknya mengaku melayani warga hingga enam ribu orang."Kami juga memaksimalkan pegawai yang ada. Pada intinya kami siap melayani masyarakat," ujarnya.Dia tidak memungkiri jika sempat terjadi eror pada sistem. Dia menjelaskan, banyak yang mengakses server pembayaran pajak tersebut."Seluruh data yang sudah diinput langsung masuk ke server pusat bersamaan. Tetapi sekarang sudah mulai normal kembali," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler