Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bra biasanya terbuat dari bahan kain yang nyaman dipakai. Namun pria di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bernama Tiar Bachroni membuat produk bra dari batok kelapa.

Dan ternyata, bra dari bahan batok kelapa ini cukup laris. Pembelinya datang dari sejumlah daerah, termasuk dari Bali.

Tiar Bacroni merupakan perajin batok kelapa sekaligus owner Oni Made Batok Craft di Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Roni-sapaan Tiar Bachroni mengatakan awal mula dia membuat bra batok kelapa saat ada pesanan dari pelanggan. Pesanan itu berasal dari pelanggan di Kalimantan pada 2018 silam.

Dia membuat bra batok kelapa dengan ukuran diameter yang berbeda. Dimulai dari diameter 11 sentimeter hingga 13,5 sentimeter.

"Pelanggan dari Kalimantan itu menghubungi saya lewat WhatsApp untuk dibuatkan bra dari batok kelapa," katanya, Sabtu (14/5/2022).

Baca: Cerita Lucu Jokowi, Bingung Pakai Celana atau Sarung Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU

Kemudian Roni meminta konsep gambar bra batok kelapa yang diinginkan oleh pelanggannya itu. Setelah itu dia menyanggupi untuk membuat 30 pcs bra batok kelapa.

"Harga satu batok kelapa itu Rp 15 ribu. Dari pesanan itulah saya ingin terus memproduksi bra dari batok kelapa," sambungnya.

Dia mulai menawarkan produk bra batok kelapa lewat media sosial seperti Instagram dan Facebook. Selain itu juga memasarkan lewat marketplace di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

"Peminatnya semakin banyak karena memang jarang yang membuat bra batok kelapa," terangnya.Saat ini pesanannya berdatangan dari beberapa daerah. Mulai dari Kudus, beberapa daerah di Jawa Barat dan di daerah Kalimantan, dan Bali.Baca: Ekspor Briket Batok Kelapa Jateng Melejit Saat Pandemi, Ganjar: Ini KerenMenurut Roni, proses pembuatan bra batok kelapa tergolong mudah. Prosesnya diawali dengan memotong batok kelapa menjadi dua bagian.Setelah itu batok yang sudah dipotong itu diamplas bagian dalam dan luarnya. Lalu diberi lubang di beberapa bagiannya untuk tempat memasang tali."Terus disemprot pakai cat clear gloss supaya mengkilap. Setelah kering tinggal dipasang tali," ujarnya.Pelanggan juga dapat request penambaban busa pada bra batok kelapa. Namun, jika ditambah busa, harga bra juga bertambah."Dipakai aman kok. Bahannya kan juga batok kelapa. Jadi ya ramah lingkungan," ungkapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler