Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pojok Kreatif Pegiat Usaha Satuan Karya (Pokre Pusaka) memfasilitasi pelaku UMKM di Kudus. Bahkan pelaku UMKM yang belum memiliki izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) juga dibantu.

Pokre Pusaka dibentuk pada September 2019. Pokre Pusaka ini berlokasi di RT 04, RW 03, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Saat ini 80 pelaku UMKM di Kudus dan Pati tergabung di dalamnya.

Ketua Pokre Pusaka Rubiyanti mengatakan, ada beragam jenis UMKM. Seperti UMKM makanan, minuman, kerajinan tangan, dan lainnya.

Rubiyanti menyampaikan, puluhan UMKM yang tergabung di dalam Pokre Pusaka keseluruhannya sudah memiliki PIRT. Dia mengaku siap membantu jika ada UMKM yang belum memiliki PIRT.

"Kami membantu menjembatani market teman-teman UMKM. Selain itu juga siap membantu mengurus PIRT juga. Kami juga siap membantu pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha, red)," katanya, Selasa (17/5/2022).

Baca: Transaksi Pasar Digital BUMN ke UMKM Tembus 20 Triliun

Menurutnya, pelaku UMKM tidak boleh hanya sekadar membuat produk. Memiliki izin PIRT juga dinilai penting."Karena konsumen sekarang juga sudah mulai memperhatikan produk ini dan itu punya PIRT tidak, kemudian keamanannya bagaimana itu konsumen sekarang sudah tahu hal seperti itu," sambungnya.Di Pokre Pusaka ini juga puluhan pelaku UMKM diajari untuk menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP), antisipasi margin error, cara promosi, dan hal lain terkait pemasaran produk UMKM."Dengan adanya Pokre Pusaka ini kami ingin mewadahi sesama pelaku UMKM. Selain itu supaya bisa saling bertukar ide. Di basecamp Pokre Pusaka juga kami pajang beberapa UMKM, sehingga ketika ada konsumen yang datang bisa langsung membeli," terangnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler