Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Komunitas Lelana Walking Tour yang sering mengupas sejarah Kudus bakal kembali menggelar tur sejarah, Minggu (22/5/2022). Destinasi pekan ini yakni Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Hidayat, Story Teller Lelana Kudus Walking Tour mengatakan ada beberapa rute yang akan disambangi. Sebelum tur, peserta diminta berkumpul terlebih dahulu di Taman Parkir Menara Kudus.

Ada 25 peserta yang ikut nantinya akan diajak menyambangi beberapa rumah adat joglo pencu, eks pabrik rokok di sekitar Desa Langgardalem, dan masuk ke area Masjid Langgardalem. Selain itu peserta juga diajak untuk menyambangi Omah Batik-Ku.

"Nanti kami ajak peserta untuk mengetahui sejarah batik di Kudus. Di Omah Batik-Ku itu nanti membahas perjalanan batik Kudus dan cara membuatnya," katanya, Jumat (20/5/2022).

Hidayat menambahkan, walking tour bertujuan untuk mempelajari tentang sejarah Kudus. Sehingga sejarah Kota Kretek lebih dikenal.

"Untuk mengenalkan sejarah Kudus. Supaya masyarakat tahunya tidak hanya Menara Kudus saja. Konsep Walking Tour ini nantinya mempelajari sejarah itu, tetapi dengan konsep yang santai," sambungnya.

Baca: Ini Tiga Pantangan di Desa Langgardalem Kudus, Berlaku Juga Bagi Pendatang Lho

Dia menambahkan, rute Desa Langgardalem dipilih karena banyak yang request untuk menjelajahi Desa Langgardalem. Selain itu, pertimbangan kedua karena banyak spot sejarah.
Dia menambahkan, rute Desa Langgardalem dipilih karena banyak yang request untuk menjelajahi Desa Langgardalem. Selain itu, pertimbangan kedua karena banyak spot sejarah."Karena konsep kami memang berulang. Tidak hanya sekali saja di satu rute. Seperti Desa Langgardalem kan sebenarnya juga sudah pernah, tetapi memang kami ulangi lagi," terang Hidayat.Bagi yang berniat bergabung, menurut  Hidayat dapat mendaftarkan via Whatsapp di nomor 085649959704. Selain itu dapat langsung menghubungi Direct Message (DM)."Pesertanya juga boleh dari luar Kudus. Acara ini pay as you wish. Tidak ada patokan harus donasi berapa, karena sifatnya sukarela untuk mengapresiasi yang menjadi guide," ujarnya.Hidayat berharap peserta yang ikut serta acara Lelana Walking Tour dapat memahami sejarah Kudus. Terutama bagi warga Kudus sendiri."Harapannya semoga bisa mengenali sejarah kotanya sendiri. Utamanya peserta yang berasal dari Kudus," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler