Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kudus kembali digelar Minggu (29/5/2022). Ini kali pertama digelar usai vakum dua tahun akibat kasus Covid-19 yang belum terkendali.

Warga Kudus oun memanfaatkannya dengan mengunjungi arena CFD. Ada yang berolahraga atau sekadar berkumpul sahabat, hingga sekadar jajan kuliner di sana.

Sayangnya, moment itu sedikit memberi kabar tak sedap. Yakni, tak semua pengunjung CFD menscan PeduliLindungi yang telah disediakan.

Baca: CFD Kembali, Warga Kudus Lepas Rindu

Padahal kode Quick Response (QR) aplikasi PeduliLindungi telah disediakan di sejumlah titik. Salah satunya di sisi selatan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Banner berisi QR PeduliLindungi pun sekadar ada saja. Beberapa warga ada yang cuek, namun lainnya mau menscan barcode itu.

Padahal, di barcode tersebut tertera tulisan "Scan di sini". Sebelum memasuki lokasi ini, Scan kode QR untuk pelacakan kontak. Namun, pengamatan Murianews, tidak ada pengunjung yang memindai barcode tersebut.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan pihaknya meletakkan beberapa kode QR PeduliLindungi untuk memfasilitasi warga yang hendak memasuki area CFD. Ia pun segera mengecaluasi pelaksanaan CFD itu."CFD hari ini sebagai awal kami untuk evaluasi. Dari sini kita lihat untuk gelaran CFD di pekan-pekan berikutnya," katanya, Minggu (29/5/2022).Hartopo melanjutkan, beberapa masyarakat yang datang ke CFD juga sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, beberapa warga sudah memakai masker."Walaupun sebenarnya pemerintah sudah memperbolehkan untuk lepas masker di area terbuka. Tetapi tetap harus berhati-hati," sambungnya.Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus pada hari ini menggelar CFD secara terbatas. Yakni hanya di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Pedagang yang menggelar lapak juga hanya dibatasi 100 orang saja. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler