Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Alun-Alun Lama Kudus yang saat ini merupakan Taman Menara Kudus bakal dihidupkan kembali. Sejarawan di Kudus berharap agar pohon beringin yang ada di lokasi itu tetap dipertahankan.

Pemerhati sejarah dari IAIN Kudus, Moh Rosyid mengatakan jika beringin itu juga memiliki nilai sejarah.

"Nilai sejarahnya sebagai ciri dari alun-alun. Karena di setiap alun-alun, pasti ada pohon beringinnya," katanya, Senin (30/5/2022).

Dia menyebut, dahulu di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus juga terdapat pohon beringin. Tetapi sudah dipotong.

"Alun-Alun Demak ada pohon beringinnya. Yang masih abadi itu di Alun-Alun Yogyakarta, sampai sekarang juga ada beringinnya," ujarnya.

Baca: Alun-Alun Lama Kudus Bakal Dihidupkan Lagi, Ini Kata Pemerhati Sejarah

Menurut Moh Rosyid, pohon beringin harus dipertahankan, sebagai bentuk menghargai nilai sejarah."Sebagai ciri khas atau identitas. Bukan  untuk digunakan sebagai tempat pemujaan lho ya," ungkapnya.Hal senada disampaikan oleh sejarawan asal Kudus, Agus Susanto. Menurutnya, pohon Beringin sudah menjadi ciri khas dari alun-alun.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler