Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus — Di media sosial tengah ramai dibicarakan tentang biaya transaksi BRI menjadi Rp 150 ribu per bulan. Namun, hal itu dipastikan hoaks atau tidak benar.
Tertera di edaran yang ramai dibicarakan itu ada logo BRI. Kemudian di bawah edaran tersebut tertulis pengumuman dan ditujukan kepada nasabah BRI.
”Sehubungan adanya pembaharuan dari layanan bank BRI, untuk meningkatkan kualitas dan kenymanan nasabah bertransaksi dari bank BRI mobile atau internet banking seluruh biaya transaksi berubah menjadi biaya bulanan. Untuk biaya transaksi yang lama Rp 6.500 per transaksi diganti dengan biaya yang baru sebesar Rp 150.000 per bulan (autodebet daari tabungan)," tulis edaran tersebut.
Di edaran tersebut juga meminta agar nasabah melakukan konfirmasi. Bahkan di akhir paragraf edaran tersebut berbunyi ''Jika bapak/ibu tidak ada konfiirmasi maka dianggap SETUJU. Ada penagihan setiap bulannya Rp 150.000 dari tabungan BRI. Ada transaksi atau tidak tetap dipotong," tulis edaran tersebut.
Baca: BRI Purwodadi Buka Suara Soal Keterlibatan Oknum Pegawainya di Kasus Korupsi Bansos
Ikwan Darmawan, Pemimpin Cabang BRI Kudus mengatakan, edaran yang mengatasnamakan BRI itu tidaklah benar. Dengan kata lain hal itu merupakan penipuan atau hoaks.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Edaran hoaks mengatasnamakan BRI. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus — Di media sosial tengah ramai dibicarakan tentang biaya transaksi BRI menjadi Rp 150 ribu per bulan. Namun, hal itu dipastikan hoaks atau tidak benar.
Tertera di edaran yang ramai dibicarakan itu ada logo BRI. Kemudian di bawah edaran tersebut tertulis pengumuman dan ditujukan kepada nasabah BRI.
”Sehubungan adanya pembaharuan dari layanan bank BRI, untuk meningkatkan kualitas dan kenymanan nasabah bertransaksi dari bank BRI mobile atau internet banking seluruh biaya transaksi berubah menjadi biaya bulanan. Untuk biaya transaksi yang lama Rp 6.500 per transaksi diganti dengan biaya yang baru sebesar Rp 150.000 per bulan (autodebet daari tabungan)," tulis edaran tersebut.
Di edaran tersebut juga meminta agar nasabah melakukan konfirmasi. Bahkan di akhir paragraf edaran tersebut berbunyi ''Jika bapak/ibu tidak ada konfiirmasi maka dianggap SETUJU. Ada penagihan setiap bulannya Rp 150.000 dari tabungan BRI. Ada transaksi atau tidak tetap dipotong," tulis edaran tersebut.
Baca: