Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus — Kawasan Patiayam bakal dilakukan penghijauan. Pelaksanaanya di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada November 2022 ini.

Luas lahan yang akan dilakukan penghijauan sekitar 350 hektare.

”Rencana tahun ini ada penanaman pohon dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation di bulan November. Luasan lahan yang dilakukan penghijauan ada 350 hektare," kata Kepala Desa Terban, Supeno, Kamis (16/6/2022).

Supeno melanjutkan, tanaman yang akan ditanam yakni alpukat, mangga, dan petai. Pemilihan tanaman buah-buahan tersebut dipilih karena memiliki manfaat untuk diambil buahnya.

”Buah-buahan tersebut pertumbuhannya bagus di kawasan Patiayam. Saya ambil contoh untuk satu pohon petai dari pengalaman yang sudah-sudah ketika berbuah itu buahnya bisa dijual sampai Rp 2 juta," ujarnya.

Baca: Kamping di Patiayam Sukobubuk Pati Bisa Seasyik Ini

Alasan lainnya, menurut Supeno ketiga tanaman buah-buahan tersebut lebih cepat untuk dimanfaatkan. Berbeda dengan tanaman jati, mahoni, atau sengon yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dapat dimanfaatkan."Kalau tanaman buah, buahnya bisa langsung dimanfaatkan. Kalau tanaman jati paling tidak 15 tahun baru bisa dimanfaatkan," jelasnya.Menurut dia, kondisi Patiayam saat ini hampir 80 persen gersang. Dia mengaku penghijauan perlu dilakukan."Karena kalau gundul terus kasihan daerah di bawahnya setiap kali hujan dan longsor pasti terimbas dampaknya," pungkasnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler