Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah mendapatkan alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Rencananya, vaksin tersebut akan disuntikkan pada hewan ternak mulai Kamis (30/6/2022), besok.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus Agus Setiawan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan kuota 500 dosis vaksin tahap pertama. Untuk pelaksanaan vaksinasi nantinya diprioritaskan pada hewan ternak sapi.

“Sedangkan untuk teknis vaksinasinya akan diberikan tiga kali vaksin per satu ekor sapi,” katanya, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Dispertan Kudus Tegaskan Daging Ternak Terpapar PMK Aman Dikonsumsi

Agus melanjutkan, setelah vaksinasi pertama, dua pekan berikutnya hewan ternak ini bakal divaksin kedua. Kemudian, enam bulan setelah vaksinasi kedua akan divaksin untuk yang ketiga kalinya sebagai booster.

Adapun sasaran vaksinasi PMK akan diutamakan pada hewan ternak sapi yang sehat. Hal itu sebagai upaya pencegahan PMK.

”Supaya PMK tidak semakin menyebar, kami memfokuskan sapi yang sehat. Besok dimulai di daerah Kaliwungu terlebih dahulu,” sambungnya.

Pihaknya mengaku sudah mulai memetakan wilayah kecamatan di Kabupaten Kudus dengan tingkat angka kesehatan sapinya tinggi. Yakni ada di Kecamatan Dawe dan Mejobo.”Daerah di Kecamatan Dawe dan Mejobo angka ternak yang sehat relatif tinggi. Kami sudah melakukan pendataan beberapa waktu lalu,” ujarnya.Agus menambahkan, kuota vaksin sebanyak 500 dosis itu nantinya akan disuntikkan ke hewan ternak hingga Senin (4/7/2022) mendatang. Pihak yang melakukan vaksinasi yakni dari Dispertan Kudus dibantu dengan Balai Besar Veteriner Maros, Sulawesi Selatan.”Dari Dispertan ada dua dokter dibantu empat paramedis. Kami juga didampingi Balai Besar Veteriner Maros,” imbuhnya.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler