Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus — Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Iduladha jatuh pada hari Minggu 10 Juli 2022. Sepekan menjelang hari besar umat Islam itu, penjual hewan kurban mulai kebanjiran pesanan.

Selama ini, warga yang akan kurban memang lebih sering membeli hewan kurban mendekati hari H. Ini dilakukan agar tidak ribet merawat hewan kurban tersebut.

Di Kabupaten Kudus, kerbau cukup laris untuk digunakan sebagai hewan kurban, ketimbang sapi. Alasannya, karena menjaga tradisi leluhur yang tidak menyembelih sapi untuk menghormati pemeluk agama Hindu.

Selain itu kerbau bisa digunakan untuk berkurban tujuh orang. Di Kabupaten Kudus harga kerbau antara Rp 20-30 juta.

Muhammad Sodri, peternak di RT 05, RW 01, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengatakan, penjualan kerbau di tempatnya mulai ramai sejak sepekan lalu.

”Kalau kerbau di tempat saya satu ekornya seharga Rp 20 juta hingga Rp 30 jutaan,” katanya.

Baca: Menteri Agama Terbitkan Edaran Pelaksanaan Kurban, Ini Ketentuannya

Harga sapi yang siap untuk kurban juga berkisar antara Rp 20 jutaan ke atas. Namun di tempatnya hanya menyediakan sapi yang ukuran besar, dengan harga Rp 30 juta.
Harga sapi yang siap untuk kurban juga berkisar antara Rp 20 jutaan ke atas. Namun di tempatnya hanya menyediakan sapi yang ukuran besar, dengan harga Rp 30 juta.”Kalau penjualan sapi memang belum begitu lancar karena konsumen mencari sapi yang ukurannya agak kecil. Tetapi di tempat saya adanya sapi berukuran besar seharga Rp 30 juta per ekor," sambungnya.Menurut dia, kenaikan penjualan kerbau di tempatnya meningkat seratus persen. Pihaknya memprediksi peningkatan bisa terus naik hingga H-5 Iduladha.”Awal bulan Juni kemarin bisa dibilang terdampak dari segi penjualan. Belum lagi pengeluaran semakin banyak, karena harus beli obat dan vitamin juga untuk pencegahan PMK," ungkapnya.Baca: Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh Pada 10 Juli 2022Saat ini keseluruhan ternak di tempatnya dalam kondisi sehat. Dia berharap ke depannya penjualan dapat membaik kendati masih dalam situasi PMK. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler