Beda Waktu Iduladha, Muhammadiyah Jateng: Bukan Ingin Tampil Beda
Vega Ma'arijil Ula
Senin, 4 Juli 2022 15:00:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pelaksanaan Iduladha di Indonesia terjadi perbedaan. Pemerintah menerapkan Iduladha pada 10 Juli 2022, sementara Muhammadiyah sehari lebih dulu yakni pada 9 Juli.
Terkait hal ini, Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng mengimbau perbedaan pelaksanaan Iduladha tidak perlu diperdebatkan. Karena yang lebih penting yakni mengamalkan pelaksanaan Iduladha sehingga memperoleh pahala.
Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir mengatakan, perbedaan pelaksanaan Iduladha bukanlah kali pertama terjadi di Indonesia. Menurut dia Muhammadiyah bukan bermaksud tampil beda.
”Kami inginnya pelaksanaannya bersamaan. Tetapi belum bisa, karena penentuan 1 Zulhijahnya ada perbedaan," katanya, Senin (4/7/2022).
Baca: Pemerintah dan Muhammadiyah Beda Tanggal Iduladha, MUI Beri Imbauan
Meski terdapat perbedaan pelaksanaan Iduladha, Tafsir menyebut masyarakat tidak perlu kebingungan. Dia mempersilahkan masyarakat mengikuti keyakinannya.
”Silahkan kalau mau mengikuti yang tanggal 9 Juli. Bagi yang mau melaksanakan di tanggal 10 Juli juga silahkan. Di dalam agama melaksanakan salat Iduladha kan juga dapat pahala," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir. (PWM Jateng)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pelaksanaan Iduladha di Indonesia terjadi perbedaan. Pemerintah menerapkan Iduladha pada 10 Juli 2022, sementara Muhammadiyah sehari lebih dulu yakni pada 9 Juli.
Terkait hal ini, Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng mengimbau perbedaan pelaksanaan Iduladha tidak perlu diperdebatkan. Karena yang lebih penting yakni mengamalkan pelaksanaan Iduladha sehingga memperoleh pahala.
Ketua PW Muhammadiyah