DKK Kudus Jelaskan Prosedur Fogging DBD, Pelaksanaannya Tidak Boleh Sembarangan
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 7 Juli 2022 14:56:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebagian mengira jika pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) bisa dilakukan menggunakan fogging. Namun, sebenarnya bukan seperti itu.
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Nuryanto mengatakan, pencegahan DBD tidak sepenuhnya dilakukan dengan fogging. Sebab, fogging merupakan pilihan terakhir. Karena fogging dianggap kurang efektif untuk memberantas nyamuk.
”Fogging hanya membunuh nyamuk Aedes Aegypti dewasa saja. Tetapi tidak membunuh jentik-jentiknya. Jentik-jentiknya ini nanti masih bisa berkembang menjadi nyamuk,” katanya, Kamis (7/7/2022).
Baca juga: IDI Kudus: Ganti Fogging dengan Ini, Nyamuk Pasti Minggat
Menurut Nuryanto, ada cara yang lebih efektif untuk mencegah DBD. Yakni dengan cara menjaga kesehatan, menguras bak mandi, menutup tampungan air, dan mengubur sampah.
Pencegahan tersebut dirasa lebih penting. Karena jika menggunakan fogging ada efek samping yang ditimbulkan.
”Fogging mengandung bahan kimia. Tidak hanya membunuh nyamuk, tetapi juga memiliki efek buruk ke hewan lain di sekitar juga,” sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Petugas melakukan fogging di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebagian mengira jika pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) bisa dilakukan menggunakan fogging. Namun, sebenarnya bukan seperti itu.
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Nuryanto mengatakan, pencegahan DBD tidak sepenuhnya dilakukan dengan