Muhammadiyah di Kudus Salat Iduladha, Khatib: Tak Perlu Poyok-Poyokan
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 9 Juli 2022 08:28:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Warga Muhammadiyah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melaksanakan salat Iduladha, Sabtu (9/7/2022) pagi. Salah satu tempat pelaksanaan salat Iduladha digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus.
Pengamatan Murianews, jemaah tampak khusyuk mendengarkan khatib, Sigit Mahmudi. Khotib mengajak umat untuk tetap rukun di dalam melaksanakan Iduladha walaupun ada perbedaan pelaksanaan Iduladha antara Muhammadiyah dengan yang ditetapkan pemerintah.
”Sejak zaman rasul perbedaan seperti ini sudah ada. Intinya kalau benar dapat pahala dua, kalau salah dapat pahala satu. Karena ciri orang mukmin harus saling tolong menolong," katanya, Sabtu (9/7/2022).
Baca: Khotbah Iduladha di Kudus Bikin Adem, Ini Pesan Khatib
Menurutnya, tidak perlu poyok-poyokan (saling mengejek, red). Selain itu tidak perlu mencari perbedaan. ”Yang paling penting itu harus sami'na wa atho'na," sambungnya.
Perihal perbedaan pelaksanaan Iduladha, menurutnya tidak perlu dibesar-besarkan. Karena setiap golongan punya dasar penentuan masing-masing.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga Kudus melaksanakan salat Iduladha di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (9/7/2022). (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Warga Muhammadiyah di Kabupaten