Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Khotbah salat Iduladha yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (9/7/2022) bikin adem. Sang khatib memberikan pesan yang cukup dalam dalam khotbahnya.

Dalam khotbahnya, Sigit Mahmudi, khatib dalam khotbah Salat Iduladha itu mengajak Jemaah memakmurkan masjid dan tak mempersoalkan perbedaan waktu salat Iduladha.

Khatib mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid lewat salat berjemaah lima waktu. Sebab, pahala salat berjemaah lebih banyak daripada salat munfarid.

”Tetangga dekat masjid itu wajib melaksanakan salat berjemaah. Karena itu lebih bagus," katanya, Sabtu (9/7/2022).

Baca: Muhammadiyah di Kudus Salat Iduladha, Khatib: Tak Perlu Poyok-Poyokan

Dia melanjutkan, sebagai umat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan salat. Bahkan, ketika sudah mendengarkan azan agar segera melaksanakan salat.
Dia melanjutkan, sebagai umat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan salat. Bahkan, ketika sudah mendengarkan azan agar segera melaksanakan salat.Lebih lanjut, dia juga mengimbau jemaah Muhammadiyah yang hari ini sudah melaksanakan salat Iduladha tidak mengejek kelompok lain. Menurutnya, perbedaan salat Iduladha tidak perlu diperdebatkan.Perihal perbedaan pelaksanaan Iduladha, menurutnya tidak perlu dibesar-besarkan. Karena setiap kelompok punya dasar penentuan masing-masing.”Karena nanti malah membuat perpecahan yang mengakibatkan umat menjadi kocar-kacir," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler