Kronologi Kerbau di Panganjaran Kudus Lepas Saat Hendak Disembelih
Vega Ma'arijil Ula
Minggu, 10 Juli 2022 13:45:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Seekor kerbau di Desa Penganjaran RT 07, RW 03, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, Jawa Tengah lepas saat hendak disembelih untuk kurban Iduladha 1443 H, Minggu (10/7/2022).
”Benar ada kejadian tersebut. Kejadiannya tadi pagi saat mau disembelih. Terus kerbaunya lari karena yang memegangi tidak kuat,” katanya Sutikdji, Kepala Desa Peganjaran, Minggu (10/7/2022).
Sementara itu, warga setempat Syukron Hamdani mengatakan, saat itu dia ikut serta memegani kerbau tersebut. Padahal menurutnya ikatan tali sudah didobel.
”Posisi kerbau sedang keluar dari kandang. Ada empat warga yang memegangi kerbau tersebut. Tiga dibagian belakang dan satu di bagian depan. Saya yang di bagian depan,” ungkapnya.
Dani-sapaan Syukron Hamdani mengatakan, tiga orang di bagian belakang saat itu tidak kuat memegangi kerbau. Sebab, saat itu kerbau terlihat ingin berlari.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Seekor kerbau di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah lepas saat hendak disembelih (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Seekor kerbau di Desa Penganjaran RT 07, RW 03, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, Jawa Tengah lepas saat hendak disembelih untuk kurban Iduladha 1443 H, Minggu (10/7/2022).
”Benar ada kejadian tersebut. Kejadiannya tadi pagi saat mau disembelih. Terus kerbaunya lari karena yang memegangi tidak kuat,” katanya Sutikdji, Kepala Desa Peganjaran, Minggu (10/7/2022).
Sementara itu, warga setempat Syukron Hamdani mengatakan, saat itu dia ikut serta memegani kerbau tersebut. Padahal menurutnya ikatan tali sudah didobel.
”Posisi kerbau sedang keluar dari kandang. Ada empat warga yang memegangi kerbau tersebut. Tiga dibagian belakang dan satu di bagian depan. Saya yang di bagian depan,” ungkapnya.
Dani-sapaan Syukron Hamdani mengatakan, tiga orang di bagian belakang saat itu tidak kuat memegangi kerbau. Sebab, saat itu kerbau terlihat ingin berlari.
”Akhirnya ketiganya tidak kuat. Saya yang di bagian depan berusaha untuk memegangi tali. Tetapi saya juga tidak kuat. Akhirnya terseret beberapa meter,” sambungnya.
Kemudian, dia melepaskan tali tersebut. Sehingga kerbau berlari ke beberapa desa di area Desa Peganjaran. Kemudian menuju ke arah Desa Bakalan Krapyak, Desa Gribig, dan Desa Klumpit.
”Ketemunya di Desa Getassrabi setelah dilumpuhkan oleh Polsek Bae dengan cara ditembak,” imbuhnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Cholis Anwar