Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Salah satu jalan di Kabupaten Kudus diberi nama Jalan HM Subchan ZE. Siapakah sosok HM Subchan ZE yang diabadikan sebagai nama jalan itu?

Jalan HM Subchan ZE terletak di sekitar kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Jalan HM Subchan ZE itu membentang dari selatan kantor Dishub menuju ke utara hingga Perempatan Jember.

Sejarah penamaan Jalan HM Subchan ZE ditulis juga oleh Solichin Salam dalam bukunya berjudul Kudus Selayang Pandang. Pembahasannya berada di halaman 97.

HM Subchan ZE lahir di Malang, Jawa Timur pada tanggal 22 Mei 1931. Kedua orang tuanya berasal dari Kudus. Namun, di buku tersebut tidak dijelaskan kiprah kedua orang tuanya.

Di usia enam bulan, Subchan dibawa oleh pamannya yang berasal dari Malang ke Kudus dan dijadikan anak angkat. Maka dari itu, nama belakangnya tertera ZE.

ZE merupakan nama ayah angkatnya. Yakni Zainuri Echsan.

[caption id="attachment_304310" align="alignleft" width="1280"] HM Subchan ZE, tokoh yang namanya dijadikan nama jalan di Kudus. (dok. LIFE)[/caption]

Dijelaskan di buku tersebut, HM Subchan ZE merupakan tokoh Exponen 66 yang dengan gigih memberantas G30S PKI.

Saat itu dia mengorganisir kekuatan pemuda dan mahasiswa di sebuah wadah bernama KAP (Kesatuan Aksi Peng-ganyangan) Gestapu/PKI. Saat itu dia menjabat sebagai ketua umum.

KAP Gestapu/PKI ini telah menggelar rapat akbar dan pernyataan politik yang mengutuk G30SPKI. Tepatnya sejak 2 Oktober 1965.

Sikap politiknya yang antiPKI membuat kehadirannya di pentas politik orde lama diperhitungkan oleh lawan. Terlebih saat dirinya terpilih sebagai Ketua I Partai Nahdlatul Ulama.

Baca: Subchan ZE, Pemilik Nama Jalan di Kudus yang Meninggal Misterius Usai Kritik SoehartoPada tahun 1966, HM Subchan ZE terpilih sebagai Wakil Ketua Majelis Perusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Dari situ namanya semakin terkenal.Tak ayal, dia sering diwawancarai oleh beberapa media asing. Sebab, dia dinilai menguasai permasalahan politik di masanya. Dia juga mampu menjawab setiap pertanyaan pers menggunakan bahasa Inggris dengan lancar.HM Subchan juga tercatat ikut mewujudkan lahirnya orde baru.Meski lahir dan dibesarkan di keluarga Nahdlatul Ulama, tetapi dia pernah belajar di HIS Muhammadiyah Kudus.Dia pernah mengikuti kuliah spesialisasi dalam course program hingga tamat. Selain itu dia juga pernah mengikuti kuliah spesialisasi dalam course program Economic Development di University of California Los Angeles, USA pada 1961-1962.Baca: Tujuh Tokoh di Kudus yang Diabadikan Jadi Nama JalanHM Subchan ZE mengakhiri hidupnya dengan tragis. Dia meninggal dunia dalam kecelakaan saat perjalanan dari Kota Makkah menuju Madinah. Tepatnya saat dia menunaikan ibadah haji pada tanggal 21 Januari 1973. Kini namanya diabadikan sebagai nama jalan di Kudus.”Dalam konteks sejarah Orde Baru, pihak yang memiliki peran dalam pembubaran PKI dinilai orang yang berjasa. HM Subchan yang saat jadi pengurus PBNU menjadi tokoh penting dalam aksi-aksi pembubaran PKI. Karena itu dia dianggap orang yang layak namanya dijadikan nama jalan," kata Sejarawan Kudus, Edy Supratno, Senin (25/7/2022). Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News