Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Kirab Buka Luwur Sunan Kedu digelar Rabu (10/8/2022) pagi di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kirab tersebut dimulai dari Kantor Balai Desa Gribig menuju ke makam Sunan Kedu.

Pengamatan Murianews, jalannya kirab berlangsung semarak. Beragam kontingen kirab membawa beberapa gunungan dari hasil bumi setempat. Mulai dari tomat, cabai, mentimun, terong, dan lainnya.

Selain itu ada juga yang membawa gunungan nasi berkah yang dibungkus dengan daun jati. Ada juga yang membawa ikon daun tembakau yang dikaitkan dengan sosok Sunan Kedu. Selain itu luwur makam mbah Sunan Kedu juga ikut dikirab.

Baca juga: Haul Cikal Bakal Desa Pasuruhan Lor, Warga Gelar Kirab Budaya

Plt Sekdes Gribig Muhammad Kamal mengatakan, kirab Buka Luwur Sunan Kedu dilaksanakan sebagai bentuk nguri-uri atau melestarikan kebudayaan dari Sunan Kedu. Terlebih, Sunan Kedu atau Sunan Syeikh Abdul Bashir merupakan sosok yang erat kaitannya dengan cikal bakal Desa Gribig.

”Kirab ini sebagai bentuk nguri-uri budaya. Karena beliau mbah Sunan Kedu merupakan cikal bakal Desa Gribig,” katanya.

[caption id="attachment_307892" align="alignleft" width="1920"] Foto: Warga mengikuti Kirab Buka Luwur Desa Gribig, Kudus. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]

Kirab tersebut dimulai dari kantor Balai Desa Gribig menuju ke area Makam Sunan Kedu yang berada di Dukuh Krajan, RT 03, RW 02, Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Jawa Tengah. Sebanyak ratusan peserta ikut serta dalam kirab ini.”Kami arak beragam hasil bumi, luwur mbah Sunan Kedu, nasi berkah yang dibungkus godong jati, kerajinan Desa Gribig, dan lain-lain,” sambungnya.Menurut Kamal ada sepuluh kontingen yang ikut serta kirab tersebut. Kirab Buka Luwur Sunan Kedu itu sudah ada sejak 2010 silam.”Pelaksanaan kirab sempat berhenti saat pandemi Covid-19 di 2020 dan 2021. Tahun ini kembali digelar,” imbuhnya.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler