Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sarana dan prasarana (sarpras) di Pasar Jember, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah banyak yang rusak. Pedagang yang berjualan mengeluh, karena kerusakan sudah cukup lama.

Salah satu kerusakan terlihat pada ventilasi di atapa pasar. Pedagang daging ayam di Pasar Jember Sri Kana mengatakan, akibat kerusakan itu setiap hujan, air masuk membasahi dagangan pedagang.

”Ventilasi atap ini rusak sudah setahun lebih. Tidak pernah ada perbaikan. Kalau hujan airnya masuk," katanya, Senin (22/8/2022).

Lebih lanjut, pipa saluran air juga sudah rusak. Sehingga airnya bocor masuk ke area pasar.

”Pipa saluran ini juga rusak. Kalau hujan airnya bocor. Apalagi kalau hujannya deras sangat mengganggu. Keinginan kami kalau bisa diperbaiki," sambungnya.

Pihaknya mengaku sudah melaporkan pipa air yang bocor. Namun, menurutnya tidak pernah ditanggapi oleh pihak pengelola pasar.

"Lapor ya sudah, tetapi tidak digubris. Saya perbaiki sendiri manggil tukang sendiri," imbuhnya.

Baca: Pasar Bitingan Kudus Mulai Terapkan Sistem e-RetribusiPedagang Pasar Jember lain, Nano mengutarakan hal yang sama. Dia juga mengeluhkan rusaknya ventilasi atap. Menurutnya saat turun hujan, air memasuki area pedagang.”Ventilasi atapnya sudah rusak lama. Kalau turun hujan, airnya masuk semua. Pipanya yang sebelah selatan sampai timur ini juga bocor. Setiap lapor pipa rusak, pihak pasar hanya memperbaiki dengan cara diikat, tetapi ya rusak lagi," jelasnya.Terpisah, Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus, Albertus Harys Yunanta mengatakan, Pasar Jember baru diserahkan ke pihak Dinas Perdagangan oleh pihak ketiga di tahun ini. Pihaknya sebenarnya sudah mengetahui beberapa kerusakan di area Pasar Jember.”Iya kami sudah tahu kalau ventilasi atapnya berlubang. Tetapi saat itu belum diperbaiki, karena Pasar Jember kan tahun-tahun kemarin yang pegang investor," jelasnya.https://youtu.be/ZGBxoqb37d0Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler