Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Tari Bordir Jenggolo dipentaskan pada acara Kirab Budaya Desa dan Potensi Desa Wisata Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (21/8/2022).

Saat itu ada tiga penari putri yang perform. Mereka mengenakan busana bewarna kuning. Mereka menari sambil membawa bordir. Di bordiran tersebut terdapat motif bunga.

”Tarian Bordir ini perlu dilestarikan. Karena saya dengar juga tarian ini pernah meraih prestasi di tingkat nasional. Semoga nanti bisa menorehkan prestasi di kancah internasional," kata Bupati Kudus, HM Hartopo.

Sementara itu, Ketua RT 02, RW 02, Desa Janggalan, Muhammad Basyir mengatakan, Tari Bordir Jenggolo merupakan tarian asli dari Desa Janggalan. Asal usul Tari Bordir Jenggolo karena di Desa Janggalan terdapat banyak pengusaha konveksi bordir.

”Di Desa Janggalan banyak pengusaha bordir. Pengerjaannya yang menggunakan mesin icik atau mesin modern juga masih ada," katanya, Senin (22/8/2022).Lebih lanjut, saat ini pengusaha bordir di Desa Janggalan juga masih eksis. Pihaknya berencana melestarikan Tarian Bordir Jenggolo. ”Tarian Bordir Jenggolo harapannya juga terus dapat kami lestarikan," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler