Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Fasilitas kesehatan menajdi masalah yang cukup serius di Desa Rahtawu, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Selama ini warga harus turun gunung dengan jarak yang jauh untuk berobat.

Namun sebentar lagi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus bakal membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Rahtawu. Pemkab Kudus telah menyiapkan dana ratusan juta untuk pembangunan pustu itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, saat ini progres pembangunan pustu di Rahtawu sudah memasuki tahap lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Andini menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk membangun pustu di Desa Rahtawu itu bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). Besarannya yakni Rp 325.643.840.

”Pustu di Desa Rahtawu dapat mendekatkan faskes (fasilitas kesehatan, red) bagi masyarakat setempat," katanya, Jumat (2/9/2022).

Baca: Investor Tiongkok Batal Bangun Gondola di Rahtawu Kudus

Nantinya, di pustu ini akan didukung oleh tenaga kesehatan. Perihal teknisnya akan diatur oleh pihak Puskesmas Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Nantinya, di pustu ini akan didukung oleh tenaga kesehatan. Perihal teknisnya akan diatur oleh pihak Puskesmas Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.”Kalau untuk teknis penempatan nakes (tenaga kesehatan, red) nanti oleh Puskesmas Gondosari. Harapannya dengan adanya pustu di Desa Rahtawu bisa mendekatkan faskes masyarakat," imbuhnya.Diberitakan sebelumnya, pihak DKK Kudus telah menyiapkan dana Rp 8,3 miliar untuk rehabilitasi lima puskesmas dan pembangunan satu pustu.Baca: Pemkab Kudus Siapkan Rp 2,23 Miliar untuk Perbaiki Puskesmas SidoreksoRiinciannya yakni di Puskesmas Jati mendapat alokasi rehab sebesar Rp 1,9 miliar, Puskesmas Mejobo Rp 1,1 miliar, Puskesmas Rendeng Rp 1,5 miliar, Puskesmas Rejosari Rp 1,3 miliar, dan Puskesmas Sidorekso mendapatkan alokasi renovasi Rp 2,2 miliar. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler