Warung Makan Kecil di Kudus Emoh Jika Harus Beralih ke Kompor Listrik
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 16 September 2022 14:39:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – PT PLN bersama pemerintah sedang menggodok program pengalihan subsidi elpiji 3 Kilogram ke program penggunaan kompor listrik. Namun, pedagang atau warung makan kecil di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, enggan beralih menggunakan kompor listrik.
Pedagang makanan di area Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Nur Aida mengaku keberatan jika elpiji gas 3 kilogram diganti dengan kompor listrik. Dia lebih nyaman menggunakan gas elpiji.
”Kalau nanti mati listrik, justru tidak bisa masak untuk jualan karena kompornya mati," katanya, Jumat (16/9/2022).
Terlebih, menurutnya di kawasan Pasar Kliwon Kudus sering terjadi mati listrik. Terutama ketika ada perbaikan jalan.
”Kesulitan kalau menggunakan kompor listrik. Mending menggunakan tabung elpiji 3 Kilogram," imbuhnya.
Baca:Sudah Sebulan Pedagang Kecil di Kudus Kelimpungan Cari Elpiji 3 Kilogram
Hal senada disampaikan oleh pedagang makanan di Pasar Kliwon Kudus, Tri Hesti. Dia tidak setuju ketika gas elpiji harus digantikan dengan kompor listrik.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pedagang makanan di Pasar Kliwon Kudus menyiapkan dagangannya. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – PT PLN bersama pemerintah sedang menggodok program pengalihan subsidi elpiji 3 Kilogram ke program penggunaan kompor listrik. Namun, pedagang atau warung makan kecil di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, enggan beralih menggunakan kompor listrik.
Pedagang makanan di area Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Nur Aida mengaku keberatan jika elpiji gas 3 kilogram diganti dengan kompor listrik. Dia lebih nyaman menggunakan gas elpiji.
”Kalau nanti mati listrik, justru tidak bisa masak untuk jualan karena kompornya mati," katanya, Jumat (16/9/2022).
Terlebih, menurutnya di kawasan Pasar Kliwon Kudus sering terjadi mati listrik. Terutama ketika ada perbaikan jalan.
”Kesulitan kalau menggunakan kompor listrik. Mending menggunakan tabung elpiji 3 Kilogram," imbuhnya.
Baca: