Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – PT PLN bersama pemerintah sedang menggodok program pengalihan subsidi elpiji 3 Kilogram ke program penggunaan kompor listrik. Namun, pedagang atau warung makan kecil di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, enggan beralih menggunakan kompor listrik.

Pedagang makanan di area Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Nur Aida mengaku keberatan jika elpiji gas 3 kilogram diganti dengan kompor listrik. Dia lebih nyaman menggunakan gas elpiji.

”Kalau nanti mati listrik, justru tidak bisa masak untuk jualan karena kompornya mati," katanya, Jumat (16/9/2022).

Terlebih, menurutnya di kawasan Pasar Kliwon Kudus sering terjadi mati listrik. Terutama ketika ada perbaikan jalan.

”Kesulitan kalau menggunakan kompor listrik. Mending menggunakan tabung elpiji 3 Kilogram," imbuhnya.

Baca:Sudah Sebulan Pedagang Kecil di Kudus Kelimpungan Cari Elpiji 3 Kilogram

Hal senada disampaikan oleh pedagang makanan di Pasar Kliwon Kudus, Tri Hesti. Dia tidak setuju ketika gas elpiji harus digantikan dengan kompor listrik.

”Saya tidak setuju karena di area Pasar Kliwon sering mati listrik. Nanti justru tidak dapat berjualan," ujarnya.Menurutnya, kondisi akan semakin merepotkan jika penggunaannya merupakan orang yang sudah lansia.”Pedagang di sini itu sudah terbiasa menggunakan gas elpiji. Kalau pakai kompor listrik kasihan orang yang sudah tua-tua pasti tidak paham cara pakainya," imbuhnya.Baca: Siap-Siap! Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Bakal Dialihkan ke Kompor ListrikSementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) Sub Holding Commercial and Trading PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengatakan, pihaknya tidak terkait langsung dengan wacana migrasi gas elpiji dengan kompor listrik. Menurutnya, wacana program tersebut kebijakan dari PT PLN dan Kementerian ESDM. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler