Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pasar Rakyat untuk memeringati HUT ke-473 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai digelar di Citywalk Sunan Kudus. Di pasar rakyat ini, sejumlah UMKM menggelar produknya, mulai dari suvenir hingga tanaman hias.

Para pedagang juga mulai buka sejak siang. Salah satunya Phia Jaya Abadi Asessoris membuka stan sejak Kamis (22/9/2022).

”Saya jual tas rajut, tumblr, dan suvenir nikahan seperti sendok, garpu, sumpit," kata Noor Rochman Chakim, pemilik Phia Jaya Abadi Asessoris, Jumat (23/9/2022).

Harga tas rajut di tempatnya beragam. Mulai dari harga Rp 10 ribu hingga Rp 70 ribu. Sedangkan tumblr seharga Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu.

”Kalau harga suvenir nikahan mulai Rp 500 sampai puluhan ribu harganya," sambungnya.

Baca: Pasar Rakyat di Citwalk Kudus Diprioritaskan untuk UMKM Lokal

Di stan tempatnya berjualan itu kebanyakan didominasi tas rajut untuk cewek. Soal harga tidak terlalu mahal dan konsumen dipersilahkan menawar.

”Dari kemarin malam yang beli ada dari kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Penghasilannya dapat dibilang lumayan," imbuhnya.Komunitas Aroid Kudus yang fokus di bidang tanaman hias juga ikut serta meramaikan Pasar Rakyat. Beragam tanaman dijual.Mayoritas tanaman hias merupakan tanaman aroid. Seperti anthurium, philodenron, aglonema, kaladium, calathea, alokasia, kolokasia, dan epipremnum.”Sebagian besar aroid. Tetapi di stan ini juga ada tanaman lain seperti sanseveiria, hoya, sukulen, dan lainnya," kata anggota komunitas aroid kudus, Tia Perbiansyah.Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 2 juta. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler