Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Enam puskesmas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini sedang dalam proses perbaikan. Proses perbaikan ditarget selesai tahun ini.

Diketahui, ada enam puskesmas di Kudus yang direhab tahun ini menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Terdiri dari Puskesmas Jati mendapat alokasi rehab sebesar Rp 1,9 miliar, Puskesmas Mejobo Rp 1,1 miliar, Puskesmas Rendeng Rp 1,5 miliar, Puskesmas Rejosari Rp 1,3 miliar, dan Puskesmas Sidorekso mendapatkan alokasi renovasi Rp 2,2 miliar. Kemudian ditambah dengan pustu di Desa Rahtawu Rp 325.643.840.

Edi Kusworo, Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengatakan, pembangunan rehab puskesmas tersebut sudah dilakukan sejak 19 September 2022.

”Lima puskesmas sudah berjalan pembangunannya. Untuk Puskesmas Mejobo belum berjalan karena masih proses tender ulang, karena sebelumnya tidak lolos tender," katanya, Sabtu (1/10/2022).

Baca: Puskesmas Sidorekso Kudus Diperbaiki Pakai DBHCHT, Anggarannya Segini

Lebih lanjut, pihaknya menargetkan keenam puskesmas tersebut dapat selesai pada pekan kedua Desember 2022. Sehingga dapat segera dioptimalkan peruntukannya sebagai fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Terkait bagian yang direhab di tiap-tiap puskesmas ada beberapa sektor. Puskesmas Sidorekso diperbaiki di bagian atap.
Terkait bagian yang direhab di tiap-tiap puskesmas ada beberapa sektor. Puskesmas Sidorekso diperbaiki di bagian atap.Sedangkan Puskesmas Jati ada peninggian bangunan. Kemudian, di Puskesmas Rejosari melanjutkan pembangunan di lantai dua.”Kalau Puskesmas Mejobo nantinya ada finishing pemberian sekat dan keramik di lantai duanya," sambungnya.Sementara itu, untuk Puskesmas Rendeng sebagian besar membongkar bangunan. Lalu, untuk Puskesmas Rahtawu yakni proses peninggian bangunan.Pihaknya optimistis keenam puskesmas tersebut dapat selesai tahun ini. Terlebih menurutnya, saat ini pelayanan di puskesmas masih diminati masyarakat. Dia berpendapat, fungsi puskesmas saat ini tidak hanya sebagai tempat penyembuhan melainkan juga sebagai tempat preventif.”Harapan kami dengan dibangunnya puskesmas ini dapat memenuhi standar bangunan fisiknya. Sehingga pelayanan di puskesmas dapat maksimal," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler