Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 5.381 siswa SD/MI yang duduk di kelas lima se-Kabupaten Kudus, Jawa Tengah telah divaksin human papillomavirus (HPV). Vaksinasi itu telah berlangsung sejak September 2022 lalu.
Vaksin HPV merupakan vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV). Bagi perempuan, virus ini dapat menyebabkan kanker leher rahim dan kanker vagina.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad mengatakan, sasaran vaksin HPV sejumlah 6.695 dosis pertama. Namun, jumlah yang sudah divaksin ada 5.381.
”Masih ada 1.314 siswa yang belum divaksin HPV. Karena stok vaksinnya habis. Kami masih menunggu ketersediaan vaksin HPV nya," katanya, Rabu (5/10/2022).
Baca: DKK Kudus Bakal Gelar Vaksinasi HPV untuk Anak Perempuan, Apa Itu?
Saat ini pihaknya hanya dapat menunggu suplai vaksin HPV. Menurutnya, ketika vaksin HPV kembali tersedia pihaknya akan segera menyuntikkan kepada siswa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Lustrasi vaksin. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 5.381 siswa SD/MI yang duduk di kelas lima se-Kabupaten Kudus, Jawa Tengah telah divaksin human papillomavirus (HPV). Vaksinasi itu telah berlangsung sejak September 2022 lalu.
Vaksin HPV merupakan vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV). Bagi perempuan, virus ini dapat menyebabkan kanker leher rahim dan kanker vagina.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad mengatakan, sasaran vaksin HPV sejumlah 6.695 dosis pertama. Namun, jumlah yang sudah divaksin ada 5.381.
”Masih ada 1.314 siswa yang belum divaksin HPV. Karena stok vaksinnya habis. Kami masih menunggu ketersediaan vaksin HPV nya," katanya, Rabu (5/10/2022).
Baca: