Hadapi Masa Tanam, Kudus Diberi Tambahan Pupuk Subsidi
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 7 Oktober 2022 12:40:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapatkan tambahan pupuk subsidi untuk diberikan kepada petani. Tambahan pupuk subsidi itu untuk masa tanam pertama (MT-1).
Diketahui, masa tanam pertama dimulai September hingga Desember mendatang. Saat ini total lahan pertanian di Kudus yang sudah memulai masa tanam pertama ada 10.843 hektare.
Rinciannya yakni 981 hektare memulai tanam di bulan September. Kemudian 5.929 hektare di bulan Oktober 2022. Selanjutnya 2.440 hektare pada bulan November dan 1.493 hektare di bulan Desember.
Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Dewi Masitoh mengatakan, penambahan pupuk tersebut terdiri dari pupuk Urea dan NPK.
”Kami mengusulkan tambahan pupuk subsidi untuk menghadapi MT-1. Kami sudah ke Distanbun Jateng (Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, red) dan sudah terealisasi tambahan pupuknya untuk petani padi," katanya, Jumat (7/10/2022).
Baca: Miris, 7 Juta Petani di Indonesia Belum Dapat Pupuk Bersubsidi
Dewi Masitoh menyampaikan, di Kudus terdapat tambahan Pupuk Urea sebanyak 625 ton. Sebelumnya, alokasi awal pupuk Urea di Kudus sebanyak 9.875 ton.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petani sedang menggarap sawah. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten