Kedelai Kembali Disubsidi, Produsen Tahun Tempe di Kudus Girang
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 7 Oktober 2022 16:29:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kembali memberi subsidi untuk kedelai sebesar Rp 1.000 per kilogram. Kebijakan ini disambut baik oleh Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus, Jawa Tengah.
Pemberian subsidi Rp 1.000 itu untuk menekan tingginya harga kedelai. Sehingga dapat meringankan produsen tahu dan tempe.
Muhammad Amar Ma'ruf, pengelola Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus mengaku sudah mendengar kabar ini. Dia menyambut baik.
”Tentunya dapat membantu produsen tahu dan tempe. Apalagi harga kedelai di Kabupaten Kudus saat ini masih Rp 12.700 per kilogram. Harga segitu tinggi banget," katanya, Jumat (7/10/2022).
Baca: Kemendag Subsidi Kedelai Rp 1.000 per Kilogram
Ma'ruf menjelaskan, sebelumnya subsidi Rp 1.000 per kilogram sudah ada. Namun, hanya berjalan pada April 2022 hingga Juli 2022 saja.
”Setelah itu berhenti tidak ada subsidi lagi. Kemudian ada kabar dimulai lagi ya bagus bisa membantu produsen tahu dan tempe," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pekerja menunjukkan kedelai yang menjadi bahan baku produksi tahu dan tempe. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kembali memberi subsidi untuk kedelai sebesar Rp 1.000 per kilogram. Kebijakan ini disambut baik oleh Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus, Jawa Tengah.
Pemberian subsidi Rp 1.000 itu untuk menekan tingginya harga kedelai. Sehingga dapat meringankan produsen tahu dan tempe.
Muhammad Amar Ma'ruf, pengelola Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus mengaku sudah mendengar kabar ini. Dia menyambut baik.
”Tentunya dapat membantu produsen tahu dan tempe. Apalagi harga kedelai di Kabupaten Kudus saat ini masih Rp 12.700 per kilogram. Harga segitu tinggi banget," katanya, Jumat (7/10/2022).
Baca: