Stok Kedelai di Kudus Diklaim Aman untuk Cukupi Produsen Tahu dan Tempe
Vega Ma'arijil Ula
Senin, 10 Oktober 2022 17:01:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Stok kedelai untuk mencukupi kebutuhan produsen tahu dan tempa di Kabupaten Kudus diklaim masih aman. Stok itu baik kedelai impor maupun kedelai lokal.
Saat ini stok di gudang Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus ada sekitar 50 ton.
Stok kedelai yang masih tersimpan di gudang PRIMKOPTI Kabupaten Kudus itu beragam. Mulai dari kedelai impor merek gentong, kedelai impor merek BW, dan kedelai lokal.
Stok ini diklaim mampu mencukupi hingga beberapa hari ke depan.
Pasalnya, per hari rata-rata kebutuhan kedelai untuk produsen tahu-tempe sekitar 10-20 ton. Sementara suplai kedelai juga lancar.
Baca: Kedelai Kembali Disubsidi, Produsen Tahun Tempe di Kudus Girang
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pekerja menunjukkan kedelai yang menjadi bahan baku produksi tahu dan tempe. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Stok kedelai untuk mencukupi kebutuhan produsen tahu dan tempa di Kabupaten Kudus diklaim masih aman. Stok itu baik kedelai impor maupun kedelai lokal.
Saat ini stok di gudang Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus ada sekitar 50 ton.
Stok kedelai yang masih tersimpan di gudang PRIMKOPTI Kabupaten Kudus itu beragam. Mulai dari kedelai impor merek gentong, kedelai impor merek BW, dan kedelai lokal.
Stok ini diklaim mampu mencukupi hingga beberapa hari ke depan.
Pasalnya, per hari rata-rata kebutuhan kedelai untuk produsen tahu-tempe sekitar 10-20 ton. Sementara suplai kedelai juga lancar.
Baca: