Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Stok vaksin meningitis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini tengah kosong. Kondisi ini terjadi sejak beberapa waktu terakhir.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Jawa Tengah memberikan penjelasan terkait hal ini.

Untuk diketahui, vaksinasi meningitis diberikan dengan tujuan mencegah penyakit meningitis. Penyakit meningitis ini mengakibatkan peradangan pada selaput otak. Vaksinasi meningitis pada umumnya diberikan kepada calon jemaah haji dan umrah.

Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad mengatakan, alokasi vaksinasi meningitis memang terbatas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Alokasi dari Kemenkes itu hanya diperuntukkan bagi jemaah haji saja.

”Alokasinya dari pusat (Kemenkes, red) hanya diberikan sesuai kuota haji. Kalau kuota hajinya hanya 500 ya vaksin meningitisnya juga 500, tidak lebih," katanya, Rabu (12/10/2022).

Baca: Stok Vaksin Miningitis Langka, Begini Penjelasan Dinkes Jateng

Hal yang sama juga berlaku untuk masyarakat yang hendak umrah. Ketersediaan untuk vaksinasi meningitis juga tidak tersedia saat ini.

Aniq menjelaskan, ada perbedaan proses vaksinasi meningitis. Vaksinasi meningitis bagi jemaah haji dialokasikan langsung oleh  Kemenkes melalui Dinas Kesehatan Provinsi dan disalurkan ke Dinas Kesehatan di tiap-tiap kabupaten dengan jumlah alokasi sesuai kuota calon jemaah haji.

Sedangkan masyarakat yang hendak vaksin meningitis untuk syarat umrah dapat datang ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Di tiap-tiap provinsi terdapat KKP, seperti di Semarang, Surabaya, Jakarta dan daerah lainnya.

”Jadi, di daerah itu tidak punya vaksin meningitis. Tidak hanya di Kudus, tetapi juga di daerah lain juga tidak ada ketersediaan vaksin meningitis," sambungnya.
”Jadi, di daerah itu tidak punya vaksin meningitis. Tidak hanya di Kudus, tetapi juga di daerah lain juga tidak ada ketersediaan vaksin meningitis," sambungnya.Baca: Ketahui Jenis Vaksin yang Diperlukan Orang DewasaSelain di KKP Semarang, di Kabupaten Kudus juga memiliki perwakilan yang dapat melakukan vaksinasi meningitis. Di antaranya di Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, Klinik Sehati di Desa Getas Pejaten, dan di Klinik Cahaya Husada di Desa Getas Pejaten.”Tetapi stoknya di tiga tempat itu juga  sedang kosong," terangnya.Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifuddin mengatakan, saat ini stok vaksin meningitis sedang kosong. Kekosongan itu terjadi sejak sebulan lalu.”Kekosongan secara nasional. Karena dari pabriknya sejak Covid-19 melanda memang tidak memproduksi vaksin meningitis," katanya.Menurutnya, kekosongan vaksin meningitis menghambat jemaah yang hendak umrah. Dia berharap agar vaksinasi meningitis segera tersedia.”Harapannya segera ada ketersediaan vaksin meningitis untuk para calon jemaah umrah," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler