Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Obat sirop saat ini ramai menjadi bahan pembicaraan lantaran ada dugaan obat sirop mengandung senyawa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Pihak Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah memberi tips ke warga yang hendak membeli obat sirop.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kudus, Sholihul Umam mengatakan pihaknya menyarankan warga mengikuti arahan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Yakni sejauh ini baru tiga obat sirop yang dilarang untuk dikonsumsi, terdiri dari Unibebi Cough Sirop, Unibebi Demam Sirop, dan Unibebi Demam Drops.

”Selain tiga obat sirop tersebut aman dikonsumsi. Asalkan belinya di apotek supaya ada yang mengarahkan, dalam hal ini ada apoteker yang dapat memberikan penjelasan," katanya, Selasa (25/10/2022).

Baca: Apotek Pemda Kudus Kembali Jual Obat Sirop dengan Resep Dokter

Lebih lanjut, pihaknya juga memperbolehkan pembelian obat sirop tanpa resep dokter. Yakni untuk obat-obatan dengan tanda bulatan hijau dan biru.
Lebih lanjut, pihaknya juga memperbolehkan pembelian obat sirop tanpa resep dokter. Yakni untuk obat-obatan dengan tanda bulatan hijau dan biru.”Untuk obat yang ada tanda bulatan hijau dan biru beli tanpa resep tidak apa-apa. Karena obat dengan tanda tersebut merupakan obat yang dijual bebas terbatas dan dijual tanpa resep dokter," sambungnya.Baca: Tiga Obat Sirop Dilarang Dikonsumsi, IAI Kudus: Kami Ikuti BPOMSholihul Umam menambahkan, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi situasi yang ada saat ini. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk sering berkonsultasi dengan dokter.”Masyarakat tidak perlu panik. Saran saya masyarakat kalau beli obat ke apotek saja, supaya dibei arahan oleh apoteker," imbuhnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler