Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti membenarkan jika saat ini pasar tradisional di Kota Kretek mulai sepi. Termasuk pasar besar seperti Pasar Bitingan maupun Pasar Kliwon.

”Senin sampai Kamis itu sepi. Kalau Jumat sampai Minggu agak mending," katanya, Jumat (28/10/2022).

Meski demikian, Sudiharti mengaku belum tahu penyebab sepinya pasar tradisional di Kota Kretek.

”Saat Covid-19 melandai sempat ramai, kemudian sepi lagi. Penyebabnya tidak tahu kenapa, dan kami dari dinas tidak dapat melakukan banyak hal," ujarnya.

Meski demikian, sepengetahuannya saat ini beberapa pedagang di pasar juga sudah memulai menjual dagangan secara online. Sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan secara konvensional saja.

Baca: Stan Pasar Rakyat Kecamatan di Kudus Wajib UMKM LokalSementara itu, Koordinator Pasar Bitingan Kudus Muchammad Toha juga menyebut jika Pasar Bitingan saat ini juga sepi.”Ya benar memang sepi. Saya juga sering muter pasar bersama Bu Sudiharti (Kepala Dinas Perdagangan Kudus, red). Memang realitanya saat ini sepi dan banyak kios yang tidak buka," terangnya.Jumlah pedagang di Pasar Bitingan saat ini juga mengalami penurunan. Muchammad Toha menyampaikan di tahun 2018 setidaknya ada seribuan pedagang. ”Tetapi saat ini jumlah pedagangnya di bawah seribu," terangnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler