Harga Kedelai di Kudus Makin Mahal, Tembus Rp 14 Ribu Lebih
Vega Ma'arijil Ula
Senin, 14 November 2022 12:03:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kenaikan harga kedelai impor semakin naik. Dimulai dari harga Rp 12.700 ribu per kilogram pada September 2022 lalu. Kemudian pada akhir Oktober 2022 naik menjadi Rp 13.900 ribu per kilogram.
Saat ini harganya menyentuh Rp 14.150 ribu per Kilogram. Kenaikan harga tersebut terjadi sejak Sabtu (12/11/2022) lalu.
Muhammad Amar Ma'ruf, pengelola Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus, Jawa Tengah mengatakan, harga kedelai tersebut sangat tinggi. Bahkan merek tertentu harganya menyentuh Rp 14.250 ribu per kilogram.
”Harga kedelai segitu termasuk tinggi. Produsen tahu atau tempe bisa dibilang kasihan karena sulit untuk untung dengan harga kedelai yang sudah tinggi. Belum lagi harus membayar karyawan juga," katanya, Senin (14/11/2022).
Baca: Subsidi Kedelai Bakal Ditambah Jadi Rp 3.000 Per Kilogram
Lebih lanjut, Muhammad Amar Ma'ruf, menambahkan harga kedelai Rp 14.150 itu merupakan yang tertinggi dibandingkan beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, di tahun yang sebelumnya harga kedelai hanya menyentuh Rp 10 ribu per kilogram hingga Rp 12 ribu per kilogram.
”Kalau harganya tinggi, produsen terpaksa mengurangi produksi dan mengecilkan ukuran. Karena kalau mau menaikkan harga tahu atau tempe pasti ditinggalkan konsumen," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



